
Pasangan GBP/USD bergerak turun mendekati 1,3230 selama jam perdagangan Eropa pada hari Kamis(17/4). Cable bergerak turun karena Dolar AS (USD) menarik beberapa tawaran atas kemajuan signifikan dalam pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Jepang.
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, bangkit kembali mendekati 99,50 dari level terendah tiga tahun di 99,00.
Investor melihat ini sebagai tanda bahwa ketidakpastian ekonomi global yang meningkat, didorong oleh pengenaan tarif yang besar oleh Presiden AS Donald Trump, akan mereda di tengah meningkatnya keyakinan bahwa Trump cenderung memiliki kesepakatan bilateral yang akan memajukan perang dagang dengan semua negara.
Sementara itu, Pound Sterling (GBP) masih mengungguli mata uang lainnya meskipun data inflasi yang lemah dan prospek pasar tenaga kerja yang suram telah membuka jalan bagi pelonggaran kebijakan moneter oleh Bank of England (BoE).
Inflasi di sektor jasa Inggris, yang dipantau ketat oleh pejabat BoE, melambat menjadi 4,7% pada bulan Maret dari 5% pada bulan Februari. Pengusaha Inggris diperkirakan akan menawarkan lebih sedikit kesempatan kerja untuk mengimbangi dampak peningkatan kontribusi terhadap skema jaminan sosial.
Poundsterling berjuang untuk memperpanjang kemenangan beruntunnya terhadap Dolar AS untuk hari perdagangan kedelapan pada hari Kamis dan melemah mendekati 1,3230. Namun, prospek jangka pendek pasangan ini optimis karena semua Exponential Moving Average (EMA) jangka pendek hingga panjang cenderung naik.
Relative Strength Index (RSI) 14 hari telah menunjukkan pemulihan berbentuk V dari 40,00 menjadi mendekati 70,00, yang menunjukkan momentum bullish yang kuat.
Pergerakan naik baru akan muncul jika pasangan ini akan menembus di atas level tertinggi 16 April di 1,3292. Pergerakan seperti itu akan mendorong mata uang utama menuju level tertinggi 25 September di 1,3430, diikuti oleh level bulat 1,3500.
Di sisi lain, pergerakan turun oleh pasangan mata uang ini di bawah level terendah 15 April di 1,3164 akan membawanya mendekati level terendah 14 April di 1,3063 dan level psikologis 1,3000. (Newsmaker23)
Sumber: FXStreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...