
Pound Sterling (GBP) menguat selama sesi Amerika Utara terhadap Greenback meskipun Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif otomotif pada semua mobil yang dibuat di luar Amerika Serikat (AS). Awalnya, selera risiko memburuk, tetapi telah membaik. Oleh karena itu, mata uang beta tinggi seperti Sterling menguat, dengan GBP/USD diperdagangkan mendekati 1,2930, naik 0,35%.
GBP/USD menguat karena selera risiko pulih, sementara Inggris berupaya keluar dari langkah-langkah perdagangan AS yang baru
Pada hari Rabu, Trump mengumumkan bea masuk 25% untuk mobil impor, berlaku mulai 2 April. Ia mengatakan akan mengumumkan tarif tambahan minggu depan.
Hal ini memicu reaksi di seluruh dunia, termasuk di Inggris Raya (UK). Menteri Keuangan Rachel Reeves mengatakan mereka bekerja sama dengan Gedung Putih untuk mendapatkan pengecualian dari tarif otomotif AS.
Data dari Society of Motor Manufacturers and Traders mengungkapkan bahwa AS adalah pasar ekspor mobil terbesar kedua bagi Inggris setelah Uni Eropa (UE).
Selain itu, data ekonomi AS mengungkapkan bahwa jumlah warga Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran naik di bawah perkiraan 225 ribu, meningkat sebesar 224 ribu dalam minggu yang berakhir pada 22 Maret. Data lain menunjukkan bahwa PDB untuk kuartal terakhir tahun 2024 dikonfirmasi sebesar 2,3% QoQ, naik dari 1,9%, sedikit di bawah perkiraan 2,4%, dan Penjualan Rumah Tertunda turun 3,6% YoY pada bulan Februari, meskipun membaik dibandingkan dengan penurunan 5,2% pada bulan Januari.
Menjelang minggu ini, agenda ekonomi Inggris akan menampilkan data Penjualan Ritel. Di seberang lautan, investor mengamati pidato pejabat Federal Reserve (Fed) bersamaan dengan rilis pengukur inflasi favorit Fed, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE).(Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...