Tuesday, 27 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Poundsterling Merosot Karena Inflasi Inggris Mereda, Pantau Pernyataan Musim Semi
Wednesday, 26 March 2025 15:09 WIB | GBP/USD |GBP/USD

Poundsterling (GBP) menghadapi tekanan jual terhadap mata uang utama lainnya pada hari Rabu(26/03). Mata uang Inggris merosot setelah rilis laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris Raya (UK) untuk bulan Februari, yang menunjukkan bahwa inflasi mereda dengan kecepatan yang lebih cepat dari yang diharapkan.

IHK utama meningkat 2,8% tahun ke tahun (YoY) dibandingkan dengan estimasi 2,9% dan peningkatan 3,0% yang terlihat pada bulan Januari. Pada periode yang sama, IHK inti “ yang mengecualikan item yang mudah berubah “ naik sebesar 3,5%, terhadap ekspektasi 3,6% dan rilis sebelumnya sebesar 3,7%. IHK utama bulan ke bulan tumbuh 0,4% setelah deflasi sebesar 0,1% pada bulan Januari, meleset dari estimasi 0,5%.

Inflasi di sektor jasa, yang dipantau ketat oleh pejabat Bank of England (BoE), naik dengan kecepatan stabil sebesar 5%. Secara teknis, data inflasi yang lemah mendorong para pedagang untuk meningkatkan taruhan yang mendukung BoE untuk melonggarkan kebijakan moneter.

Namun, data inflasi layanan Inggris yang tidak stabil dapat membatasi para pedagang untuk tidak sepenuhnya mendukung pemotongan suku bunga oleh BoE dalam pertemuan kebijakan bulan Mei.

Investor bersiap menghadapi lebih banyak volatilitas dalam mata uang Inggris karena Menteri Keuangan Inggris Rachel Reeves dijadwalkan untuk menyampaikan Pernyataan Musim Semi di DPR sekitar pukul 12:30 GMT.

Reeves diperkirakan akan memangkas pengeluaran kesejahteraan karena ia berjanji untuk menghindari kenaikan pajak dan berkomitmen untuk mengandalkan pembiayaan asing untuk mendanai investasi saja. Ia juga diperkirakan akan mengumumkan peningkatan pengeluaran pertahanan sebesar £2,2 miliar di tengah ketidakpastian seputar perang Ukraina, menurut BBC News.

Skenario langkah-langkah pengeluaran fiskal yang lebih rendah akan tidak menguntungkan bagi Pound Sterling karena pengeluaran pemerintah yang lebih sedikit menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang moderat, yang menjaga tekanan inflasi tetap terkendali. (Newsmaker23)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Euforia Safe Haven : Emas Melonjak...
Wednesday, 21 January 2026 09:06 WIB

Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...

Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480...
Friday, 2 January 2026 09:09 WIB

GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...

Pound vs Dolar Flat, Sinyal Bank Sentral Bikin Pasar Waspada...
Wednesday, 31 December 2025 07:52 WIB

Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...

Likuiditas Tipis Tekan GBP/USD di Sesi Liburan...
Wednesday, 24 December 2025 23:57 WIB

Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...

Poundsterling Menguat Kembali, Data Inggris Menentukan...
Monday, 22 December 2025 08:31 WIB

GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS