
Poundsterling (GBP) diperdagangkan dengan hati-hati terhadap mata uang utama lainnya pada hari Selasa(25/03). Mata uang Inggris tersebut melemah karena Menteri Keuangan Inggris Raya (UK) Rachel Reeves bersiap untuk mengumumkan Pernyataan Musim Semi pada hari Rabu.
Akan menarik untuk melihat bagaimana Reeves akan mendorong kemakmuran ekonomi, mengingat janjinya untuk tidak mengenakan pajak lagi dan mempertahankan aturan fiskal.
Setelah Anggaran Musim Gugur, Menteri Keuangan Reeves mengatakan pada konferensi Konfederasi Industri Inggris (CBI) pada bulan November bahwa layanan publik harus bertahan hidup dengan caranya sendiri. Reeves mengklarifikasi bahwa pemerintah akan bergantung pada pembiayaan asing hanya untuk tujuan investasi, bukan untuk mengatasi pengeluaran sehari-hari.
Selain itu, ia mengonfirmasi tidak akan ada lagi kenaikan pajak setelah menghadapi reaksi keras dari sektor korporasi karena meningkatkan kontribusi pemberi kerja untuk Asuransi Nasional (NI) dari 13,8% menjadi 15%. Ini menunjukkan bahwa Reeves akan dipaksa untuk memangkas pengeluaran fiskal secara besar-besaran.
Skenario seperti itu akan mengurangi ekspektasi inflasi konsumen, yang mendorong ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut oleh Bank of England (BoE) dalam waktu dekat.
Pada hari Rabu, investor juga akan fokus pada data Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris untuk bulan Februari, yang akan memengaruhi ekspektasi pasar terhadap prospek kebijakan moneter BoE. Inflasi utama diperkirakan melambat menjadi 2,9% tahun ke tahun (YoY), lebih lambat dari kenaikan 3% yang terlihat pada bulan Januari. Pada periode yang sama, IHK inti “ yang tidak termasuk harga pangan dan energi yang bergejolak “ diperkirakan tumbuh sebesar 3,6% dari pembacaan sebelumnya sebesar 3,7%. (Newsmaker23)
Sumber: FXStreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...