
Pound Sterling (GBP) memangkas sebagian kenaikan sebelumnya terhadap Dolar AS (USD) pada hari Senin dan memulai minggu dengan suasana hati yang optimis setelah PMI Flash di kedua sisi Atlantik keluar beragam. Pada saat penulisan, GBP/USD diperdagangkan pada 1,2933, naik 0,16%.
Sterling memangkas kekuatan awal tetapi tetap bertahan di atas 1,29, pedagang mencerna PMI dan bersiap untuk CPI Inggris, PCE AS
Suasana pasar membaik karena pedagang tampak lega bahwa tarif timbal balik Amerika Serikat (AS) akan ditargetkan ke negara-negara tertentu.
Berdasarkan data, S&P Global mengungkapkan bahwa aktivitas manufaktur di AS memburuk tajam, seperti yang digambarkan oleh PMI Manufaktur Global S&P pada bulan Maret, yang turun dari 52,7 menjadi 49,8, di bawah perkiraan untuk ekspansi 51,7.
Sebaliknya, PMI Jasa S&P meningkat dari 51,0 menjadi 54,3 untuk periode yang sama, melampaui estimasi perlambatan sebesar 50,8.
Di Inggris Raya (UK), PMI Flash beragam, dengan jasa meningkat tetapi manufaktur berkontraksi karena kekhawatiran tentang tarif. Di tempat lain, fokus pedagang beralih ke pernyataan Anggaran Musim Semi Menteri Keuangan Rachel Reeves dan rilis angka Indeks Harga Konsumen (IHK).
Agenda ekonomi AS akan menampilkan pembicara Fed, pesanan barang tahan lama, pembacaan akhir PDB Q4 2024, dan pengukur inflasi pilihan Fed, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (PCE).(Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...