
Poundsterling Inggris (GBP) terdepresiasi terhadap Dolar AS (USD) setelah Bank of England (BoE) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga dan memperingatkan tentang pemotongan suku bunga karena "banyak ketidakpastian ekonomi saat ini," kata Gubernur BoE Andrew Bailey. Pada saat penulisan, GBP/USD diperdagangkan pada 1,2964, turun 0,29%.
Sterling turun 0,29% karena Bailey memperingatkan ketidakpastian ekonomi, perbedaan pendapat muncul dalam BoE
Pedagang masih mencerna keputusan BoE, yang tidak bulat, dengan anggota Komite Kebijakan Moneter (MPC) Swati Dhingra sebagai pembangkang, dengan pemungutan suara untuk pemotongan suku bunga 25 basis poin (bps).
Dalam pernyataan kebijakan moneternya, bank tersebut menyatakan bahwa "pendekatan bertahap dan hati-hati terhadap pengendalian kebijakan tetap tepat." BoE menegaskan kembali bahwa kebijakan moneter tidak berada pada jalur yang telah ditetapkan sebelumnya dan menambahkan bahwa tekanan upah domestik tetap tinggi, meskipun tekanan tersebut mulai mereda.
Pejabat BoE mencatat bahwa biaya tenaga kerja mendorong kenaikan harga barang non-energi dan menggarisbawahi bahwa survei menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lemah.
Pada awalnya, pasangan GBP/USD melonjak ke 1,2979 sebelum berbalik arah dan menguji ulang level terendah harian di 1,2935. Sejauh ini, mata uang utama tersebut telah stabil di dekat 1,2960, tetapi masih di bawah harga pembukaannya.
Di seberang lautan, Klaim Pengangguran Awal untuk minggu yang berakhir pada 15 Maret naik dari 221 ribu menjadi 223 ribu, tetapi di bawah perkiraan 224 ribu. Data lain menunjukkan bahwa aktivitas bisnis memburuk, dengan Indeks Bisnis Fed Philadelphia jatuh dari 44,3 menjadi 18,1 pada bulan Februari.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...