
GBP/USD melonjak lebih tinggi pada hari Rabu, menyentuh 1,2985 dalam perdagangan intraday setelah pengumuman suku bunga terbaru Federal Reserve (Fed) secara umum sesuai dengan yang diharapkan, dengan Fed mempertahankan suku bunga tetap pada 4,5%. Pasar secara umum mengantisipasi penangguhan lain dari Fed tetapi mencari tanda-tanda bahwa Fed akan terus memberikan pemotongan suku bunga jika pasar tenaga kerja AS terus merosot.
Menurut Fed, ekspektasi pertumbuhan untuk tahun 2025 telah sangat terhambat oleh pendekatan kebijakan pemerintahan Trump yang mengumumkan kemudian mencabut tarif perdagangan melalui posting media sosial. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memangkas perkiraan Produk Domestik Bruto (PDB) akhir 2025 menjadi hanya 1,7%, turun tajam dari perkiraan 2,1% yang diposting pada bulan Desember. Grafik titik median suku bunga juga menunjukkan suku bunga akhir tahun 2025 tertahan di 3,9%, yang sebagian besar tidak berubah dari pertemuan kebijakan sebelumnya. FOMC juga telah memutuskan untuk memperlambat penurunan neracanya mulai bulan April. Pasar suku bunga masih memperkirakan peluang yang lebih baik daripada genap bahwa Fed akan tetap memangkas suku bunga seperempat poin pada bulan Juni, dengan taruhan meningkat di atas 60% setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengakui bahwa melemahnya angka pertumbuhan dan tenaga kerja akan menjadi titik fokus utama bagi para pembuat kebijakan.
Namun, tidak semua hal berjalan baik di dunia Fed; Ketua Fed Powell mencatat bahwa kebijakan tarif yang tidak menentu dari AS dapat memicu peningkatan inflasi lebih lanjut, yang menimbulkan risiko signifikan terhadap buku pedoman Fed untuk bergerak maju.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...