
GBP/USD mundur setelah menguat pada sesi sebelumnya, bertahan di sekitar 1,2970 selama perdagangan Asia pada hari Selasa(18/03). Pasangan mata uang ini menghadapi tekanan karena Dolar AS (USD) mencoba memulihkan kerugian dari dua sesi terakhir. Namun, pergerakan turun mungkin terbatas, karena Greenback tetap rentan di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan dan meningkatnya kekhawatiran ekonomi di Amerika Serikat (AS).
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak USD terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan positif di sekitar 103,50 pada saat penulisan. Namun, Dolar AS dapat semakin melemah karena data ekonomi AS yang lemah dan ancaman tarif Trump menambah ketidakpastian investor.
Penjualan Ritel AS bulan Februari naik lebih rendah dari yang diharapkan, meningkatkan kekhawatiran tentang potensi perlambatan belanja konsumen. Pasar secara luas memperkirakan Federal Reserve (Fed) akan mempertahankan sikap kebijakannya saat ini ketika mengakhiri pertemuan dua hari pada hari Rabu. Data dari Biro Sensus AS pada hari Senin menunjukkan bahwa Penjualan Ritel meningkat sebesar 0,2% dari bulan ke bulan pada bulan Februari, lebih rendah dari yang diharapkan sebesar 0,7%. Hal ini mengikuti penurunan yang direvisi sebesar -1,2% pada bulan Januari (sebelumnya -0,9%). Secara tahunan, Penjualan Ritel tumbuh sebesar 3,1%, turun dari 3,9% yang direvisi pada bulan Januari (sebelumnya 4,2%). (Newsmaker23)
Sumber: FXStreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...