
GBP/USD melanjutkan penurunannya untuk sesi kedua berturut-turut, diperdagangkan mendekati 1,2940 selama sesi Asia hari Jumat(14/03).
Pasangan ini menghadapi tantangan karena Pound Sterling (GBP) berjuang di tengah melemahnya sentimen risiko, diperburuk oleh kekhawatiran atas perdagangan global setelah Presiden AS Donald Trump mengancam tarif 200% untuk anggur dan sampanye Eropa, yang meresahkan pasar.
Para pedagang sekarang menunggu Produk Domestik Bruto (PDB) bulanan Inggris dan data pabrik untuk bulan Januari, yang akan dirilis pada hari Jumat. Investor akan mencermati angka PDB Inggris karena Bank of England (BoE) telah menyatakan kekhawatiran atas prospek ekonomi.
Dalam pertemuan kebijakan bulan Februari, BoE merevisi perkiraan pertumbuhan PDB untuk tahun ini menjadi 0,75%, turun dari 1,5% yang diproyeksikan pada bulan November.
Dolar AS (USD) menguat karena meningkatnya kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global, dengan para pedagang berfokus pada data Indeks Sentimen Konsumen Michigan hari Jumat.
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak USD terhadap enam mata uang utama, menguat setelah laporan klaim pengangguran positif hari Kamis dan data Indeks Harga Produsen (PPI) yang lebih lemah dari perkiraan. DXY diperdagangkan di sekitar 104,00 pada saat penulisan. (Newsmaker23)
Sumber: FXStreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...