Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Poundsterling Bertahan Terhadap Dolar AS Menjelang Data Inflasi AS
Tuesday, 11 March 2025 15:15 WIB | GBP/USD |GBP/USD

Poundsterling (GBP) berbalik menyamping setelah reli kuat dalam lebih dari sebulan di sekitar 1,2900 terhadap Dolar AS (USD) pada jam perdagangan Eropa pada hari Selasa (11/3). Pasangan GBP/USD diperdagangkan dengan kuat karena Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, berjuang di atas level terendah empat bulan di 103,45 menjelang data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat (AS) untuk bulan Februari, yang akan dirilis pada hari Rabu.

Investor akan mencermati data inflasi AS karena akan memengaruhi spekulasi pasar atas prospek kebijakan moneter Federal Reserve (Fed). Inflasi utama tahun ke tahun diperkirakan tumbuh sebesar 2,9%, lebih lambat dari 3% pada bulan Januari. Pada periode yang sama, IHK inti “ yang tidak termasuk harga pangan dan energi yang bergejolak “ diperkirakan akan melambat menjadi 3,2% dari rilis sebelumnya sebesar 3,3%.

Akhir-akhir ini, para pedagang telah menaikkan taruhan yang mendukung Fed untuk mulai menurunkan suku bunga pada bulan Mei di tengah kekhawatiran akan perlambatan ekonomi yang dipimpin oleh agenda tarif Presiden AS Donald Trump. Menurut alat CME FedWatch, kemungkinan Fed untuk memangkas suku bunga pada bulan Mei telah meningkat menjadi 51% dari 37% sehari yang lalu.

Namun, sejumlah pejabat Fed, termasuk Ketua Jerome Powell, telah memandu pendekatan "tunggu dan lihat" di tengah kurangnya kejelasan tentang kebijakan tarif dan perpajakan Presiden Donald Trump. Pada hari Jumat, Jerome Powell mengatakan, "Ketidakpastian seputar kebijakan pemerintahan Trump dan dampak ekonominya tetap tinggi, dan dampak bersih dari kebijakan perdagangan, imigrasi, fiskal, dan regulasi adalah yang penting bagi ekonomi dan kebijakan moneter."

Pada sesi hari Selasa, investor akan fokus pada data Lowongan Kerja JOLTS AS untuk bulan Januari, yang akan dipublikasikan pada pukul 14:00 GMT. Para pengusaha AS diperkirakan telah membukukan 7,75 juta pekerjaan baru, sedikit lebih tinggi dari 7,6 juta yang terlihat pada bulan Desember.(Newsmaker23)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Euforia Safe Haven : Emas Melonjak...
Wednesday, 21 January 2026 09:06 WIB

Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...

Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480...
Friday, 2 January 2026 09:09 WIB

GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...

Pound vs Dolar Flat, Sinyal Bank Sentral Bikin Pasar Waspada...
Wednesday, 31 December 2025 07:52 WIB

Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...

Likuiditas Tipis Tekan GBP/USD di Sesi Liburan...
Wednesday, 24 December 2025 23:57 WIB

Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...

Poundsterling Menguat Kembali, Data Inggris Menentukan...
Monday, 22 December 2025 08:31 WIB

GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS