
GBP/USD bergejolak pada hari Senin (24/2), melonjak ke level tertinggi baru dalam 10 minggu sebelum merosot kembali ke tawaran pembukaan hari itu di dekat 1,2630. Cable gagal merebut kembali pegangan 1,270, dan aksi harga telah jatuh kembali di bawah Exponential Moving Average (EMA) 200 hari di dekat 1,2660.
Bangkitnya kembali angka inflasi AS akhir minggu lalu memicu babak baru penghindaran risiko. Investor akan fokus pada data inflasi Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS yang akan datang yang akan dirilis akhir minggu ini. Pedagang berharap bahwa kenaikan awal tahun dalam data inflasi utama dari AS akan surut dengan cepat dan tidak berubah menjadi pertempuran berlarut-larut lainnya dengan inflasi "sementara" yang berjalan terlalu panas bagi Federal Reserve (Fed) untuk memberikan penurunan suku bunga.
Pelaku pasar yang berharap akan peningkatan laju pemangkasan suku bunga Fed pada tahun 2025 telah terdesak karena Presiden AS Donald Trump mencoba memicu perang dagang global, dan lonjakan inflasi baru akan menjadi paku terakhir di peti mati bagi harapan pemangkasan suku bunga. Presiden Trump mengulangi ancamannya sendiri tentang tarif tinggi pada Kanada dan Meksiko pada hari Senin, memperingatkan bahwa tarif masih akan diberlakukan "bulan depan" setelah menyerah pada tekanan tarifnya sendiri dalam beberapa minggu terakhir dan memberikan penundaan kepada hampir setiap negara yang diejeknya dengan pajak impor pada warganya sendiri.
Agar tidak tertinggal, Bank of England (BoE) memiliki pembuat kebijakannya sendiri yang dijadwalkan untuk tampil secara teratur minggu ini, meskipun dampaknya terhadap pasar global kemungkinan akan tetap teredam. BoE, sejauh ini, sebagian besar telah sesuai dengan ekspektasi pasar terkait pemangkasan suku bunga. Huw Pill dari BoE tampil pada hari Selasa, diikuti oleh Swati Dinghra pada hari Rabu dan Dave Ramsden pada hari Jumat.(Newsmaker23)
Sumber: FXstreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...