
Poundsterling (GBP) menyerah pada pemulihan yang didorong oleh data pasar tenaga kerja Inggris Raya (UK) terhadap mata uang utama lainnya pada hari Selasa. Mata uang Inggris tersebut melemah karena Gubernur Bank of England (BoE) Andrew Bailey telah menegaskan kembali kekhawatirannya atas prospek ekonomi. Bailey mengatakan dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Bruegel, di Brussels pada sesi Eropa hari Selasa bahwa kita (para pejabat) menghadapi "lingkungan pertumbuhan yang lemah" di Inggris dan menambahkan bahwa kita berada dalam periode "ketidakpastian yang meningkat".
Bailey juga mengatakan dalam wawancaranya dengan BusinessLine pada hari Senin bahwa prospek ekonomi sedang lesu dan data Produk Domestik Bruto (PDB) Q4 yang secara mengejutkan optimis tidak mengubah "gambaran yang lebih besar". Dalam pernyataan kebijakan moneter bulan Februari, BoE memangkas separuh perkiraan pertumbuhannya untuk tahun ini menjadi 0,75%.
Pada hari Selasa, komentar Bailey muncul setelah rilis data ketenagakerjaan Inggris. Sebelumnya pada hari itu, Poundsterling bangkit kembali setelah rilis data ketenagakerjaan yang kuat untuk tiga bulan yang berakhir pada bulan Desember.
Kantor Statistik Nasional (ONS) melaporkan bahwa perekonomian menambah 107 ribu pekerja, jauh lebih tinggi dari 35 ribu yang terlihat pada periode September-November. (Newsmaker23)
Sumber: FXStreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...