
GBP/USD menguat pada hari Kamis (13/2), naik lebih dari sembilan persepuluh persen dan menyentuh wilayah 1,2560 setelah data ekonomi keluar secara umum lebih baik dari yang diharapkan di kedua sisi Atlantik. Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris mengalahkan prakiraan pasar rata-rata, dan angka inflasi Indeks Harga Produsen (PPI) AS meredakan kekhawatiran investor setelah kenaikan inflasi tingkat konsumen minggu ini.
Presiden AS Donald Trump mengungkap ide terbarunya untuk meningkatkan pendapatan pajak dalam menghadapi pemotongan pajak administratif yang tajam. "Tarif timbal balik", rencana untuk mengenakan biaya terhadap negara-negara yang mengenakan tarif pada barang-barang AS, akan mulai terbentuk dalam beberapa bulan mendatang, dengan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick ditunjuk untuk menyusun rinciannya.
Garis waktu mengenai ancaman tarif lebih lanjut masih belum jelas, dan investor memperkirakan ancaman tarif baru tersebut sebagai sesuatu yang tidak akan terjadi, seperti "tarif hari pertama" Presiden Trump, dan tarif untuk Kanada dan Meksiko, dan tarif khusus untuk mobil, microchip, dan farmasi. Jika dilihat secara keseluruhan, ada banyak konsep rencana untuk mengenakan pajak impor yang tinggi pada konsumen dan bisnis AS, tetapi kemajuan nyata sangat sedikit, dan investor bertaruh bahwa tren tersebut akan terus berlanjut.(Newsmaker23)
Sumber: FXstreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...