
Poundsterling (GBP) menguat mendekati 1,2500 terhadap Dolar AS pada sesi Eropa hari Rabu (5/2). Pasangan GBP/USD menguat karena Dolar AS melepaskan kenaikan mingguan awalnya karena kehilangan premi risiko setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda tarif pada Kanada dan Meksiko.
Pelaku pasar telah menafsirkan skenario ini sebagai taktik negosiasi Presiden Trump untuk menutup kesepakatan yang lebih baik dengan mitra dagang utamanya. Trump menyerukan penangguhan segera perintah tarif 25% pada rekan-rekannya di Amerika Utara setelah mereka setuju untuk bekerja sama dalam penegakan hukum pidana.
Namun, investor ragu untuk berinvestasi besar-besaran pada aset berisiko karena perang dagang antara dua kekuatan besar, AS dan Tiongkok, sedang terjadi. Pada hari Selasa, Tiongkok menanggapi dengan cepat tarif 10% Trump dengan mengenakan pungutan pada berbagai ekspor AS, termasuk peralatan pertanian, beberapa mobil, dan barang-barang energi seperti Batubara dan Gas Alam Cair (LNG). Di sisi ekonomi, Dolar AS akan dipandu oleh Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS untuk sektor swasta dan data Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa ISM untuk bulan Januari, yang akan dipublikasikan selama jam perdagangan Amerika Utara.
Para ekonom memperkirakan sektor swasta telah mempekerjakan 150 ribu pekerja baru, lebih tinggi dari 122 ribu pada bulan Desember. Sementara itu, PMI Jasa, yang mengukur aktivitas di sektor jasa yang mencakup dua pertiga ekonomi AS, diperkirakan telah meningkat menjadi 54,3 dari rilis sebelumnya sebesar 54,1.(Newsmaker)
Sumber: Fxstreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...