
Pasangan GBP/USD diperdagangkan dengan kenaikan ringan di sekitar 1,2445 selama jam-jam awal perdagangan Eropa pada hari Kamis (30/1). Penurunan moderat dalam Greenback memberikan beberapa dukungan untuk pasangan mata uang utama tersebut. Investor akan mencermati data Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk kuartal keempat (Q4), yang akan dirilis pada hari Kamis. Selain itu, Klaim Pengangguran Awal dan Penjualan Rumah Tertunda mingguan akan dipublikasikan.
Menurut grafik harian, prospek bearish GBP/USD masih berlaku, dengan harga bertahan di bawah Exponential Moving Average (EMA) 100 hari yang penting. Namun, Relative Strength Index (RSI) 14 hari melayang di sekitar garis tengah, yang menunjukkan bahwa konsolidasi tidak dapat dikesampingkan.
Level support awal untuk pasangan mata uang utama muncul di zona 1,2400-1,2390, yang mewakili level psikologis dan level terendah 29 Januari. Penembusan level ini dapat menyebabkan penurunan ke 1,2307, level terendah 22 Januari. Filter penurunan tambahan yang perlu diperhatikan adalah 1,2160, level terendah 20 Januari, diikuti oleh 1,2125, batas bawah Bollinger Band.
Di sisi positifnya, level resistensi langsung berada di 1,2570, batas atas Bollinger Band. Lebih jauh ke utara, rintangan berikutnya terlihat di 1,2645, EMA 100 hari. Penghalang kenaikan berikutnya yang perlu diperhatikan adalah 1,2778, level tertinggi 10 Desember.(AL)
Sumber: FXstreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...