
GBP/USD bergerak cepat pada hari Rabu, bergerak mendekati 1,2750 setelah angka Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk bulan November secara luas memenuhi ekspektasi pasar rata-rata. Sisa minggu ini tetap berada di sisi Inggris kalender ekonomi, yang membuat para pedagang Cable harus menghadapi angka Indeks Harga Produsen (PPI) AS pada hari Kamis.
Inflasi CPI AS naik sedikit untuk tahun yang berakhir pada bulan November dengan inflasi CPI utama naik menjadi 2,7% YoY dari 2,6%, sementara inflasi CPI inti tetap stabil pada 3,3% YoY. Inflasi CPI utama bulanan juga naik pada bulan November, naik menjadi 0,3% MoM dari 0,2% di bulan Oktober. Meskipun terjadi kenaikan keseluruhan pada angka inflasi utama, angka CPI hari Rabu secara umum sejalan dengan perkiraan, yang membuat sentimen investor tetap marjinal.
Menurut FedWatch Tool milik CME, para pedagang suku bunga kini memperkirakan peluang 95% untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 bps saat Fed bersidang untuk rapat terakhirnya pada tanggal 18 Desember. Meskipun inflasi CPI meningkat dalam jangka pendek, para investor telah memutuskan bahwa perubahan dalam angka-angka yang dilaporkan tidak cukup untuk mendorong Fed agar tidak memangkas seperempat poin terakhir untuk mengakhiri tahun 2024.
Inflasi PPI AS turun pada hari Kamis, dan pasar mengharapkan hasil yang serupa dengan data CPI minggu ini: inflasi tingkat produsen diperkirakan akan meningkat di bagian depan kurva, tetapi diperkirakan akan tetap mendekati level terkini secara keseluruhan. PPI inti diperkirakan akan naik menjadi 3,2% YoY, sedikit naik dari 3,1% periode sebelumnya.(ayu)
Sumber: FXStreet
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
GBP/USD bergerak datar dan cenderung "ngambang" di atas area 1,3300-an pada sesi Asia Kamis. Setelah sempat memantul dari sekitar 1,3310 (level terendah sepekan), pasangan ini kini bolak-balik tipis d...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...
AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera...
Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi...
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar...