
Pound Sterling (GBP) kemungkinan akan diperdagangkan dalam kisaran, mungkin antara 1,2890 dan 1,2980. Dalam jangka panjang, GBP harus menembus dan tetap di bawah 1,2845 sebelum penurunan berkelanjutan dapat diharapkan, analis FX Grup UOB Quek Ser Leang dan Lee Sue Ann mencatat.
24-HOUR VIEW: "Setelah GBP turun tajam Kamis lalu, kami menyoroti pada hari Jumat bahwa 'Penurunan tajam tampaknya berlebihan, dan GBP tidak mungkin melemah lebih lanjut.' Kami berpandangan bahwa GBP 'lebih mungkin diperdagangkan dalam kisaran, mungkin antara 1,2860 dan 1,2950.' GBP tidak melemah lebih lanjut, tetapi alih-alih diperdagangkan dalam kisaran, ia naik ke 1,2980, kemudian mundur untuk ditutup pada 1,2921. Dibuka lebih tinggi hari ini. Aksi harga tidak memberikan petunjuk baru, dan kami terus memperkirakan GBP akan diperdagangkan dalam kisaran, mungkin antara 1,2890 dan 1,2980."
1-3 WEEKS VIEW: "Kamis lalu, GBP anjlok ke level terendah 1,2845. Dalam pembaruan kami dari Jumat lalu (01 Nov, spot di 1,2900), kami mengindikasikan bahwa ˜Meskipun ada peningkatan momentum, GBP harus menembus dan tetap di bawah 1,2845 sebelum penurunan berkelanjutan lebih lanjut dapat diharapkan.' Kami menambahkan, ˜Kemungkinan GBP menembus dengan jelas di bawah 1,2845 akan tetap utuh, asalkan 1,2985 tidak ditembus.' Dalam perdagangan NY, GBP naik ke 1,2980, lalu turun kembali. Momentum penurunan telah melambat, dan peluang GBP menembus di bawah 1,2845 telah berkurang. Namun, hanya penembusan yang jelas di atas 1,2985 yang akan menunjukkan bahwa risiko penurunan telah memudar."(ayu)
Sumber: FXStreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...