Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Yen Jepang melemah karena kemungkinan pemimpin baru, euro merosot setelah PM Prancis mengundurkan diri
Monday, 6 October 2025 15:31 WIB | USD/JPY |mata uang yen

Politik mendominasi pasar valuta asing pada hari Senin karena yen Jepang melemah paling tajam terhadap dolar dalam lima bulan terakhir karena Sanae Takaichi tampaknya akan menjadi perdana menteri Jepang berikutnya, sementara euro melemah karena berita bahwa perdana menteri baru Prancis telah mengundurkan diri.

Takaichi adalah mantan menteri keamanan ekonomi dan urusan dalam negeri dengan agenda fiskal ekspansif untuk ekonomi terbesar keempat di dunia, dan memenangkan pemilihan kepemimpinan Partai Demokrat Liberal yang berkuasa pada akhir pekan.

Kemenangannya menyebabkan para pedagang mengurangi taruhan bahwa Bank of Japan akan menaikkan suku bunga bulan ini dan menilai kembali pandangan mereka tentang arah yen.

Dolar menguat 1,8% menjadi 150,1 yen, level tertinggi sejak Agustus. Jika berlanjut, ini akan menjadi kenaikan harian terbesar sejak 12 Mei.

Dalam perdagangan Asia, euro mencapai 176,22 yen, level tertinggi sepanjang sejarah terhadap yen, tetapi kemudian memangkas kenaikan tersebut menjadi 1,2% di 175,3 yen.

Obligasi pemerintah Jepang berjangka panjang mengalami aksi jual, dengan imbal hasil JGB 40 tahun melonjak 15,2 basis poin menjadi 3,538%. Pasar swap yen pada hari Senin menunjukkan kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 41% pada bulan Desember, turun dari 68% pada hari Jumat.

Sementara itu, euro melemah setelah perdana menteri baru Prancis, Sebastien Lecornu, mengundurkan diri, yang semakin mempersulit politik di Prancis yang terbebani utang.

Euro melemah 0,7% menjadi $1,16635 dan juga melemah 0,3% terhadap pound sterling ke level terendah dalam hampir sebulan.

Pound sterling melemah 0,2% terhadap dolar di $1,3445.

Di tempat lain, minggu ini para pedagang harus bergulat dengan absennya data ekonomi penting AS karena penutupan pemerintah masih berlanjut.

Hal ini dapat menyulitkan pergerakan harga pasar saat ini yang menandakan bahwa pelonggaran moneter pada pertemuan The Fed bulan Oktober hampir pasti terjadi. Kontrak berjangka dana Fed menyiratkan probabilitas 96,7% penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin, menurut perangkat FedWatch CME Group.

Kurangnya data AS juga memberi ruang bagi pasar untuk bereaksi lebih dari biasanya terhadap masukan lain seperti pernyataan dari para pembuat kebijakan, kata Francesco Pesole, analis mata uang di ING.(az)
Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Yen Melemah, Jepang Siap Keluarkan Kebijakan Fiskal Baru...
Thursday, 22 January 2026 13:56 WIB

Yen Jepang melemah mendekati 158,5 per dolar pada hari Kamis(22/1), di tengah kekhawatiran pasar atas prospek fiskal yang memburuk. Bank Sentral Jepang (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua hari, dan ...

USD/JPY Melemah, BoJ Isyaratkan Pengetatan 2026...
Monday, 29 December 2025 08:48 WIB

Pasangan USD/JPY melemah pada perdagangan Asia hari Senin, bergerak di sekitar 156,20 dan sempat mendekati 156,00. Pelemahan ini terjadi setelah Yen Jepang (JPY) menguat, menyusul sinyal dari Bank of ...

Yen Terpuruk Meski BOJ Naikkan Suku Bunga, Apa yang Terjadi Selanjutnya?...
Friday, 19 December 2025 07:43 WIB

Yen Jepang menjadi mata uang utama dengan kinerja terburuk terhadap dolar AS sepanjang 2025, meskipun Bank Sentral Jepang (BOJ) justru menaikkan suku bunga. Bahkan dengan langkah pengetatan lebih lanj...

Yen Bergerak Hati-Hati Menjelang Keputusan BoJ...
Wednesday, 17 December 2025 10:38 WIB

Yen Jepang sedikit melemah selama sesi Asia pada hari Rabu(17/12), seiring investor memilih berhati-hati menunggu pembaruan kebijakan Bank Sentral Jepang (BoJ). Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan...

Yen Mulai "Nendang" Lagi-USD/JPY Bisa Jebol 155?...
Tuesday, 16 December 2025 07:18 WIB

Pasangan USD/JPY melemah ke sekitar 155,10 di awal sesi Asia hari Selasa(16/12). Yen menguat pelan karena pasar makin yakin Bank of Japan (BoJ) bakal naikkan suku bunga pada rapat kebijakan hari Jumat...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS