
EUR/USD melonjak pada hari Senin (22/7), menguat lebih dari 0,50%, karena dolar AS melemah, tertekan oleh penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan ketidakpastian perdagangan, menjelang tenggat waktu 1 Agustus. Hal ini memicu arus keluar dari Greenback, yang ditunjukkan oleh pasangan mata uang ini yang diperdagangkan di 1,1694 setelah memantul dari level terendah harian di 1,1614.
Suasana pasar ceria karena investor menunggu laporan keuangan dari dua perusahaan megacap di Amerika Serikat (AS). Ketegangan perdagangan antara Uni Eropa (UE) dan AS meningkat karena para diplomat UE sedang menjajaki serangkaian tindakan balasan yang lebih luas terhadap AS, karena peluang untuk mencapai kesepakatan semakin menipis.
Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan 24 Juli, menyusul serangkaian penurunan suku bunga, meskipun perhatian tertuju pada pertemuan Federal Reserve minggu depan.
Ketegangan di sekitar Ketua The Fed Jerome Powell masih berlanjut, menyusul tuduhan resmi Anggota Kongres Anna Paulina Luna bahwa pimpinan The Fed tersebut melakukan sumpah palsu dalam dua kesempatan terpisah, keduanya bermula dari diskusi mengenai renovasi kantor pusat The Fed yang telah lama dijadwalkan di Washington, DC.
Minggu ini, agenda ekonomi Uni Eropa akan menampilkan Keyakinan Konsumen, PMI Flash untuk bulan Juli, dan keputusan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB). Di AS, agenda ekonomi akan mengumumkan data perumahan AS, PMI Flash S&P Global, Klaim Pengangguran Awal, dan Pesanan Barang Tahan Lama.(aqlg)
Sumber: FXstreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...