Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD Menguat karena Ancaman Trump tentang tarif baja dan Aluminium
Monday, 2 June 2025 10:54 WIB | EUR/USD |EUROPE

EUR/USD menelusuri kembali kerugian terbarunya yang tercatat di sesi sebelumnya, diperdagangkan di sekitar 1,1370 selama jam Asia pada hari Senin. Pasangan ini menguat karena Dolar AS (USD) melemah karena Pengadilan Banding AS, pada hari Kamis, memutuskan untuk mengizinkan tarif Presiden AS Donald Trump berlaku.

Pada hari Rabu, panel tiga hakim di Pengadilan Perdagangan Internasional di Manhattan mengatakan bahwa Trump melampaui kewenangannya dalam mengenakan tarif impor yang luas dan menyatakan perintah eksekutif yang dikeluarkan pada tanggal 2 April melanggar hukum.

Pada hari Jumat, Presiden Trump mengatakan pada rapat umum di Pennsylvania bahwa ia berencana untuk menggandakan tarif impor baja dan aluminium untuk membangun tekanan pada produsen baja global dan mengintensifkan perang dagang. "Kami akan memberlakukan kenaikan tarif sebesar 25%. Kami akan menaikkannya dari 25% menjadi 50% - tarif baja ke Amerika Serikat, yang akan semakin mengamankan industri baja di Amerika Serikat," katanya, menurut Reuters.

Pada hari Sabtu, Komisi Eropa (EC) memperingatkan bahwa Eropa siap untuk membalas rencana Presiden Trump untuk menggandakan tarif impor baja dan aluminium, yang akan meningkatkan pertikaian dagang antara dua kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

Sebelumnya, Presiden Trump menunda batas waktu tarif impor dari UE dari 1 Juni hingga 9 Juli. Sementara itu, Brussels juga setuju untuk mempercepat pembicaraan dagang dengan Amerika Serikat untuk menghindari perang dagang transatlantik.

Minggu lalu, anggota Dewan Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) Klaas Knot mengatakan bahwa prospek inflasi Eropa saat ini tidak jelas, sehingga menantang bank sentral untuk terlibat dalam tindakan langsung. Pembuat kebijakan ECB François Villeroy de Galhau mencatat bahwa "normalisasi kebijakan di kawasan Euro mungkin belum selesai.(cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS