Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD melonjak di atas 1,1500 saat Trump menyerang independensi Fed
Monday, 21 April 2025 18:27 WIB | EUR/USD |EUR/USD

EUR/USD menembus mendekati 1,1575 pada awal minggu, level tertinggi yang terlihat dalam tiga setengah tahun. Pasangan mata uang utama menguat karena Dolar AS (USD) jatuh lebih jauh karena meningkatnya keraguan atas status safe haven-nya.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, menyegarkan level terendah tiga tahun mendekati 98,00.

Pernyataan atas pemecatan Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengguncang kredibilitas Dolar AS dan aset AS, yang telah goyah karena berita utama yang tidak menentu atas kebijakan tarif oleh Washington.

Pada hari Jumat, Presiden AS Trump berpendapat untuk mengganti Jerome Powell karena tidak menurunkan suku bunga meskipun harga minyak dan bahan makanan telah turun. "The Fed benar-benar berutang kepada rakyat Amerika untuk menurunkan suku bunga. Itulah satu-satunya hal yang bisa dilakukannya," kata Trump dan menambahkan, "Saya tidak senang dengannya. Jika saya ingin dia keluar dari sana, dia akan segera keluar, percayalah."

Ketakutan akan pemecatan Jerome Powell dan konsekuensi akhirnya terhadap independensi The Fed meningkat setelah penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett mengonfirmasi bahwa Presiden dan timnya sedang mencari kemungkinan cara untuk memecat Powell. "Presiden dan timnya akan terus mempelajari masalah itu," kata Hassett pada hari Jumat.

Mengenai masalah itu, Presiden Chicago Fed Bank Austan Goolsbee mengatakan dalam sebuah wawancara dengan "Face the Nation" di CBS pada hari Minggu bahwa kita tidak boleh menempatkan diri kita dalam lingkungan di mana "independensi moneter" dipertanyakan, memperingatkan bahwa hal itu akan merusak "kredibilitas bank sentral".

Goolsbee menambahkan bahwa para ekonom setuju bahwa bank sentral yang memiliki "kemampuan untuk menjalankan kebijakan moneter tanpa campur tangan politik" memiliki "hasil yang lebih baik bagi perekonomian mereka". (Newsmaker23)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS