Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD Merosot Akibat Ancaman Tarif Presiden AS Trump Terhadap Zona Euro
Monday, 3 February 2025 19:27 WIB | EUR/USD |EUR/USD

EUR/USD Merosot lebih dari 1% hingga mendekati 1,0240 pada awal minggu. Pasangan mata uang utama ini Merosot karena Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengulangi ancamannya untuk mengenakan tarif pada Uni Eropa (UE). Selama akhir pekan, Donald Trump mengenakan tarif 25% pada Kanada dan Meksiko serta 10% pada Tiongkok. Trump juga memperingatkan bahwa ia juga akan menaikkan pungutan pada blok perdagangan tersebut, tetapi ia tidak memberikan banyak informasi.

"Itu pasti akan terjadi dengan Uni Eropa. Saya dapat memberi tahu Anda itu karena mereka benar-benar telah mengambil keuntungan dari kita," kata Trump. Ia juga menuduh benua lama itu tidak cukup membeli mobil dan produk pertanian AS. Trump menambahkan bahwa UE "hampir tidak mengambil apa pun dan kita mengambil semuanya dari mereka".

Pengenaan tarif pada Zona Euro akan mempercepat masalahnya. Blok mata uang bersama tersebut sudah menghadapi risiko perlambatan. Data awal Produk Domestik Bruto (PDB) Zona Euro untuk kuartal keempat tahun 2024 menunjukkan bahwa ekonomi datar setelah tumbuh 0,4% pada kuartal ketiga. Ekonomi Jerman yang menyusut tetap menjadi mata rantai yang lemah terhadap pertumbuhan PDB Zona Euro yang datar. Data PDB Jerman menunjukkan bahwa ekonomi berkontraksi sebesar 0,2% tahun-ke-tahun pada kuartal terakhir tahun 2024.

Tanda-tanda pelemahan lebih lanjut dalam ekonomi Zona Euro dapat memaksa Bank Sentral Eropa (ECB) untuk terus menurunkan suku bunga. ECB menurunkan suku bunga Fasilitas Simpanan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 2,75% pada hari Kamis dan mengarahkan bahwa jalur kebijakan moneter jelas, yaitu ekspansif. Pedagang telah sepenuhnya memperhitungkan tiga pemotongan suku bunga dan melihatnya akan terjadi pada musim panas karena pejabat ECB yakin bahwa inflasi akan kembali secara berkelanjutan ke tingkat yang diinginkan sebesar 2% tahun ini.

Pada hari Senin, laporan Indeks Harga Konsumen Terharmonisasi (HICP) untuk bulan Januari menunjukkan bahwa tekanan harga menurun secara bulanan. Indeks Harga Konsumen (IHK) inti “ yang tidak termasuk harga pangan dan energi yang fluktuatif “ mengalami deflasi sebesar 1% setelah tumbuh 0,5% pada bulan Desember. Pada periode yang sama, IHK utama juga mengalami deflasi sebesar 0,4%. Secara tahunan, IHK utama meningkat secara stabil sebesar 2,7%, lebih cepat dari estimasi sebesar 2,6%. IHK inti diperkirakan meningkat sebesar 2,5%, lebih cepat dari ekspektasi sebesar 2,4%.

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS