Friday, 09 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB | OIL |brent oilOil,

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih berada di bawah US$60/barel.

Kenaikan kecil ini terjadi karena trader menimbang rencana AS yang disebut ingin mengendalikan penjualan minyak Venezuela ke depan. Artinya, bukan cuma soal sanksi, tapi juga soal siapa yang "mengatur" aliran minyak Venezuela ke pasar.

Menteri Energi AS, Chris Wright, menyebut pemerintah AS akan memulai dengan menawarkan minyak yang sudah tersimpan (stored crude), lalu setelah itu berlanjut ke penjualan pasokan minyak Venezuela. Kementerian Energi AS juga menyatakan minyak tersebut sudah mulai dipasarkan.

Dari sisi Venezuela, perusahaan minyak negara PDVSA mengklaim sedang bernegosiasi dengan Washington agar penjualan minyak bisa berjalan lewat kerangka yang mirip dengan kerja sama Chevron”yang selama ini dikenal sebagai satu-satunya perusahaan minyak besar AS yang masih beroperasi di negara tersebut.

Di sisi politik, Presiden Donald Trump mendorong perusahaan-perusahaan AS untuk ikut membangun kembali industri energi Venezuela yang melemah setelah bertahun-tahun kurang perawatan dan investasi. Pemerintah AS juga mulai melakukan pelonggaran sanksi secara selektif sebagai bagian dari upaya itu.

Sementara itu, tekanan AS juga terlihat di laut: AS kembali menyita dua tanker yang terkait sanksi, termasuk kapal Bella 1 yang sempat lolos dan kemudian berupaya melindungi diri dengan registrasi bendera Rusia, sebelum akhirnya berhasil dicegat di Atlantik.

Inti Poin :

- Minyak naik tipis, pasar masih "wait and see" setelah sesi sebelumnya melemah.

- AS menyiapkan skema untuk mengatur/menentukan penjualan minyak Venezuela ke depan.

- Tahap awal: jual stored crude, lalu lanjut ke pasokan minyak Venezuela berikutnya.

- PDVSA mengaku sedang negosiasi mekanisme penjualan mirip skema Chevron.

- AS makin agresif menekan lewat jalur maritim dengan penyitaan tanker terkait sanksi.(asd)

Sumber: Newsmaker

RELATED NEWS
Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

Minyak Melemah Usai Kesepakatan Venezuela - AS Panaskan Pasar...
Wednesday, 7 January 2026 17:18 WIB

Harga minyak kembali melemah pada Rabu(7/1) setelah pasar mencerna pernyataan Presiden AS Donald Trump soal kesepakatan impor minyak mentah Venezuela ke Amerika Serikat. Sentimen utamanya: pasokan ber...

Minyak Jatuh Meski Dunia Panas oleh Konflik dan Politik Global!...
Wednesday, 7 January 2026 07:20 WIB

Harga minyak dunia kembali turun tajam setelah para pedagang mulai mempertimbangkan kemungkinan berakhirnya perang Rusia‘Ukraina. Minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati ...

Eksklusif - Caracas dan Washington dalam Pembicaraan untuk Mengekspor Minyak Venezuela ke AS...
Wednesday, 7 January 2026 05:59 WIB

Para pejabat pemerintah di Caracas dan Washington sedang membahas ekspor minyak mentah Venezuela ke kilang-kilang di Amerika Serikat, menurut lima sumber pemerintah, industri, dan perkapalan kepada Re...

LATEST NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. Langkah Washington yang dikaitkan dengan...

Menurut Steven Miran Suku Bunga Tahun 2026 Masih Bisa Turun Sebesar 150 Bps

Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan kepada program Surveillance di Bloomberg...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang berakhir pada 3 Januari. Angka terbaru ini lebih...

POPULAR NEWS
Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE)...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di...

Menurut Petinggi Fed Masih Ada Peluang Pemangkasan Suku Bunga Lanjutan
Tuesday, 6 January 2026 23:47 WIB

Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi...