Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Melemah Usai Kesepakatan Venezuela - AS Panaskan Pasar
Wednesday, 7 January 2026 17:18 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak kembali melemah pada Rabu(7/1) setelah pasar mencerna pernyataan Presiden AS Donald Trump soal kesepakatan impor minyak mentah Venezuela ke Amerika Serikat. Sentimen utamanya: pasokan berpotensi bertambah ke konsumen minyak terbesar dunia, di saat pasar sudah sensitif dengan isu kelebihan suplai.

Pada perdagangan terbaru, Brent turun sekitar 1% ke $60,09 per barel, sementara WTI melemah 1,37% ke $56,35 per barel. Penurunan ini memperpanjang pelemahan dari sesi sebelumnya, ketika pasar makin condong pada narasi "supply longgar" untuk awal 2026.

Trump menyebut Venezuela akan "menyerahkan" sekitar 30“50 juta barel minyak yang dikenai sanksi untuk dikirim ke AS dan dijual di harga pasar. Kesepakatan ini dinilai bisa mengalihkan sebagian kargo yang sebelumnya menuju China, sehingga aliran minyak Venezuela berpotensi makin terkonsentrasi ke pasar AS.

Masalahnya, pasar minyak sekarang bukan kekurangan pasokan”justru sebaliknya. Sejumlah analis melihat potensi surplus global semakin nyata di awal 2026, sehingga berita yang mengarah ke tambahan pasokan (atau berkurangnya hambatan distribusi) cenderung langsung menekan harga.

Dari sisi data, laporan API juga memberi sinyal campuran: stok minyak mentah AS turun sekitar 2,77 juta barel, tetapi stok bahan bakar meningkat”membuat pasar tetap hati-hati soal kekuatan permintaan. Investor kini menunggu data resmi persediaan dari pemerintah AS untuk konfirmasi arah berikutnya. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS