Sunday, 11 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Naik, China Siap Gas Dukungan 2026
Monday, 29 December 2025 07:15 WIB | OIL |brent oilCrude Oil

Harga minyak mentah menguat jelang akhir tahun, ditopang harapan permintaan yang lebih baik dari China dan reli komoditas yang ikut mengangkat sentimen pasar. Brent kembali bergerak di atas level $61 per barel, sementara WTI berada di kisaran $57 per barel.

Kenaikan ini muncul setelah China memberi sinyal dukungan berkelanjutan untuk pertumbuhan tahun depan. Dalam pernyataan Kementerian Keuangan China pada Minggu, Beijing menyebut akan memperluas basis belanja fiskal pada 2026, mengindikasikan pemerintah masih siap mendorong ekonomi lewat stimulus dan belanja.

Di sisi geopolitik, minyak tetap naik meski AS meningkatkan upaya mengakhiri perang di Ukraina”yang secara teori bisa membuka jalan berkurangnya pembatasan terhadap aliran minyak Rusia. Presiden Donald Trump mengatakan ia membuat "banyak kemajuan" dalam pembicaraan dengan Presiden Ukraina, sementara Volodymyr Zelenskiy menyebut kerangka perdamaian sudah "90% disepakati", walau masih ada ganjalan, termasuk soal masa depan wilayah Donbas.

Namun, secara tren bulanan, minyak masih tertekan. Pada Desember, harga minyak masih berada di jalur penurunan bulanan kelima berturut-turut, yang akan menjadi rentetan penurunan terpanjang dalam lebih dari dua tahun. Tekanan datang dari kekhawatiran pasar terhadap potensi surplus pasokan global, setelah kenaikan suplai dari kartel OPEC+ (termasuk Rusia) serta peningkatan produksi dari negara di luar kelompok tersebut.

China sebagai importir minyak terbesar dunia tetap jadi kunci arah permintaan. Ekonominya masih menghadapi hambatan dari pelemahan sektor properti dan tekanan eksternal, termasuk friksi dagang dengan AS. Meski begitu, penimbunan (stockpiling) minyak China diperkirakan berlanjut tahun depan dan bisa membantu menyerap surplus. Pada pukul 7:51 pagi di Singapura, Brent kontrak Februari naik 0,8% menjadi $61,15 per barel, sedangkan WTI kontrak Februari naik 0,8% menjadi $57,18 per barel.(asd)

Sumber : Newsmaker.id

RELATED NEWS
Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

Minyak Melemah Usai Kesepakatan Venezuela - AS Panaskan Pasar...
Wednesday, 7 January 2026 17:18 WIB

Harga minyak kembali melemah pada Rabu(7/1) setelah pasar mencerna pernyataan Presiden AS Donald Trump soal kesepakatan impor minyak mentah Venezuela ke Amerika Serikat. Sentimen utamanya: pasokan ber...

Minyak Jatuh Meski Dunia Panas oleh Konflik dan Politik Global!...
Wednesday, 7 January 2026 07:20 WIB

Harga minyak dunia kembali turun tajam setelah para pedagang mulai mempertimbangkan kemungkinan berakhirnya perang Rusia‘Ukraina. Minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati ...

LATEST NEWS
Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...

Emas Masih Jadi Buruan para Pelaku pasar

Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...

Perak Sesi Eropa Kemana?

Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...

POPULAR NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi...

Ketegangan Baru Rusia dan Amerika
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar...