
Harga minyak naik pada hari Jumat(12/12), didukung oleh kekhawatiran atas gangguan pasokan Venezuela, meskipun tetap berada di jalur penurunan mingguan karena kelebihan pasokan dan potensi kesepakatan perdamaian Rusia-Ukraina tetap menjadi fokus.
Kontrak minyak mentah Brent naik 33 sen, atau 0,54%, menjadi $61,61 per barel pada pukul 0921 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 35 sen, atau 0,61%, menjadi $57,95. Kedua patokan tersebut turun sekitar 1,5% pada hari Kamis.
Beberapa faktor pendukung harga tetap ada, termasuk meningkatnya ketegangan antara AS dan Venezuela serta serangan pesawat tak berawak Ukraina terhadap anjungan minyak Rusia di Laut Kaspia, kata Janiv Shah, analis di Rystad Energy.
Amerika Serikat bersiap untuk mencegat lebih banyak kapal yang mengangkut minyak Venezuela setelah penyitaan sebuah kapal tanker minggu ini, kata enam sumber yang dekat dengan masalah tersebut pada hari Kamis.
Ekspor produk minyak Rusia melalui jalur laut pada bulan November hanya turun 0,8% dari bulan Oktober, dengan selesainya pemeliharaan kilang membantu mengimbangi penurunan drastis ekspor bahan bakar dari jalur selatan seperti Laut Hitam dan Laut Azov, data dari sumber industri dan perhitungan Reuters menunjukkan.
Patokan Brent dan WTI telah kehilangan lebih dari 3% minggu ini, mencerminkan ketidakpastian pasar yang lebih luas. Meskipun mungkin ada dukungan sporadis dari pengurangan pasokan, suasana pasar secara umum mencerminkan pasokan yang melebihi permintaan, dan setiap kenaikan diperkirakan akan singkat, kata analis PVM Oil Associates, Tamas Varga.(alg)
Sumber: Reuters.com
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...