Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Fokus Pada Pasokan, Minyak Masih Melemah
Tuesday, 9 December 2025 08:41 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oilCrude Oil

Harga minyak stabil setelah penurunan terbesar dalam hampir tiga minggu, karena para pedagang menantikan laporan minggu ini untuk menilai tingkat kelebihan pasokan.

Minyak mentah Brent diperdagangkan di atas $62 per barel setelah anjlok 2% pada hari Senin, sementara West Texas Intermediate mendekati $59. Badan Informasi Energi (EIA) akan merilis Prospek Energi Jangka Pendek pada hari Selasa, dengan laporan dari Badan Energi Internasional (IEA) dan OPEC akan dirilis akhir pekan ini.

IEA telah memprediksi surplus rekor tahun depan, dan para pedagang akan mewaspadai setiap perubahan prospek pasar. Minyak mentah telah diperdagangkan dalam kisaran ketat $4 per barel sejak awal November, dengan investor juga mempertimbangkan dampak sanksi terhadap Rusia dan potensi pembatasan ekspor.

"Surplus di pasar minyak diperkirakan akan tumbuh pada tahun 2026" dengan pasokan melebihi permintaan lebih dari 2 juta barel per hari, kata Warren Patterson, kepala strategi komoditas untuk ING Groep NV. "Kami memperkirakan harga rata-rata Brent akan mencapai $57 per barel sepanjang tahun, dengan asumsi utama aliran minyak Rusia terus berlanjut meskipun ada sanksi AS."

Brent untuk pengiriman Februari stabil di $62,48 per barel pada pukul 09.14 pagi di Singapura.

WTI untuk pengiriman Januari sedikit berubah di $58,83 per barel.

India, pembeli utama minyak mentah lintas laut dari Moskow, akan mengurangi pasokannya, dan pembeliannya kemungkinan akan menjadi poin pembicaraan utama dalam negosiasi perdagangan dengan AS minggu ini. Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi negara Asia Selatan itu minggu lalu, menunjukkan menghangatnya hubungan.

Di tempat lain, serangan berkelanjutan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia mengancam akan mengganggu produksi dan ekspor minyak mentah ke pasar yang lebih luas. Terjadi gangguan di terminal ekspor utama CPC di Laut Hitam, dengan kemampuan ekspor yang lebih rendah juga memengaruhi pengiriman dari Kazakhstan.

Sumber : Bloomberg.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS