
Harga minyak bergerak stabil setelah sebelumnya mencatat penurunan harian terbesar dalam hampir tiga minggu, karena pelaku pasar memilih menunggu data terbaru soal potensi kelebihan pasokan. West Texas Intermediate (WTI) bertahan di dekat $59 per barel setelah turun sekitar 2% pada hari Senin, sementara Brent masih ditutup di atas $62 per barel. Pasar saat ini berada dalam mode "tunggu dan lihat" sebelum serangkaian laporan penting dirilis pekan ini.
Dalam beberapa hari ke depan, sorotan tertuju pada laporan dari tiga lembaga besar. Badan Informasi Energi AS (EIA) akan merilis prospek energi jangka pendek pada Selasa malam, disusul laporan bulanan dari Badan Energi Internasional (IEA) dan OPEC pada hari Kamis. Data-data ini diharapkan bisa memberi gambaran lebih jelas seberapa besar kelebihan pasokan global, karena produksi dinilai masih melampaui permintaan yang cenderung lesu.
Sejak awal November, harga minyak mentah bergerak dalam kisaran yang relatif sempit, sekitar $4 per barel, karena pasar juga menimbang dampak sanksi terhadap Rusia dan potensi pembatasan ekspor dari produsen utama lainnya. India, sebagai salah satu pembeli terbesar minyak mentah via laut dari Rusia, dikabarkan akan mengurangi pembelian, dan isu ini diperkirakan menjadi topik penting dalam negosiasi perdagangan dengan AS pekan ini. Kombinasi faktor pasokan berlebih, sanksi, dan dinamika permintaan inilah yang membuat pelaku pasar ekstra hati-hati sebelum mengambil posisi besar di pasar minyak. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...