
Harga minyak global bergerak stabil di tengah berbagai dinamika geopolitik yang saling bertabrakan. Minyak mentah Brent berada sedikit di bawah $64 per barel, sementara WTI mendekati $60. Salah satu fokus utama pasar adalah hubungan energi antara India dan Rusia, terutama setelah Presiden Vladimir Putin menjanjikan pengiriman bahan bakar tanpa hambatan ke India. Isu ini menjadi semakin penting karena negosiator AS tiba di India untuk melakukan pembicaraan perdagangan.
Di sisi lain, perkembangan terkait potensi kesepakatan damai Ukraina-Rusia juga memengaruhi pergerakan harga. Presiden AS Donald Trump menyebutkan bahwa ia telah berdiskusi dengan Putin dan para pemimpin Ukraina, termasuk Volodymyr Zelenskiy. Namun keadaan di lapangan masih panas, dengan Ukraina melancarkan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia, termasuk terminal CPC di Laut Hitam yang merupakan jalur ekspor utama. Serangan ini menyebabkan gangguan pemuatan minyak dan mendorong kenaikan harga minyak fisik.
Meski ketegangan meningkat, pasar tetap dibayangi kekhawatiran mengenai kelebihan pasokan global. Produksi dari OPEC+ serta negara-negara di luar kelompok-seperti AS, Brasil, dan Guyana-diperkirakan melampaui permintaan yang tumbuh lambat. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas, pelaku pasar menantikan laporan prospek bulanan dari EIA, IEA, dan OPEC yang dijadwalkan rilis minggu ini, yang kemungkinan besar akan memberikan petunjuk arah pasar berikutnya. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...