
Harga minyak mentah Brent berjangka berada di kisaran $63,3 per barel pada hari Jumat, bertahan di level tertinggi dalam dua minggu dan tetap berada di jalur kenaikan mingguan, didorong oleh premi risiko geopolitik.
Para pedagang terus mencermati kemungkinan langkah AS di Venezuela setelah Presiden Donald Trump mengisyaratkan tindakan segera terhadap raksasa minyak tersebut, dengan Rystad Energy memperingatkan bahwa setiap eskalasi dapat mengancam produksi minyak mentah negara itu sebesar 1,1 juta barel per hari.
Harga juga didukung oleh kurangnya kemajuan dalam perundingan AS di Moskow mengenai perang Ukraina, yang mengurangi prospek jangka pendek untuk memulihkan pasokan Rusia, sementara Ukraina terus menargetkan infrastruktur energi Rusia. Ekspektasi penurunan suku bunga AS, yang dapat merangsang aktivitas ekonomi dan meningkatkan permintaan minyak, juga menambah tekanan ke atas.
Namun, kekhawatiran atas permintaan dan potensi kelebihan pasokan membatasi kenaikan, dengan Arab Saudi menurunkan harga minyak mentah Arab light bulan Januari untuk Asia ke level terendah dalam lima tahun, sementara minyak Kanada jatuh ke level terlemahnya sejak Maret. Harga minyak WTI diperkirakan akan mengalami kenaikan mingguan pada hari Jumat, didukung oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve, meningkatnya ketegangan AS-Venezuela, dan terhentinya perundingan damai di Moskow, meskipun kedua harga acuan minyak tersebut turun dibandingkan hari sebelumnya.(Cay)
Sumber: Trading Economi
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...