Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Ketegangan di Venezuela Membayangi, Brent dan WTI Menuju Kenaikan Mingguan.
Friday, 5 December 2025 16:37 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak mentah Brent berjangka berada di kisaran $63,3 per barel pada hari Jumat, bertahan di level tertinggi dalam dua minggu dan tetap berada di jalur kenaikan mingguan, didorong oleh premi risiko geopolitik.

Para pedagang terus mencermati kemungkinan langkah AS di Venezuela setelah Presiden Donald Trump mengisyaratkan tindakan segera terhadap raksasa minyak tersebut, dengan Rystad Energy memperingatkan bahwa setiap eskalasi dapat mengancam produksi minyak mentah negara itu sebesar 1,1 juta barel per hari.

Harga juga didukung oleh kurangnya kemajuan dalam perundingan AS di Moskow mengenai perang Ukraina, yang mengurangi prospek jangka pendek untuk memulihkan pasokan Rusia, sementara Ukraina terus menargetkan infrastruktur energi Rusia. Ekspektasi penurunan suku bunga AS, yang dapat merangsang aktivitas ekonomi dan meningkatkan permintaan minyak, juga menambah tekanan ke atas.

Namun, kekhawatiran atas permintaan dan potensi kelebihan pasokan membatasi kenaikan, dengan Arab Saudi menurunkan harga minyak mentah Arab light bulan Januari untuk Asia ke level terendah dalam lima tahun, sementara minyak Kanada jatuh ke level terlemahnya sejak Maret. Harga minyak WTI diperkirakan akan mengalami kenaikan mingguan pada hari Jumat, didukung oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve, meningkatnya ketegangan AS-Venezuela, dan terhentinya perundingan damai di Moskow, meskipun kedua harga acuan minyak tersebut turun dibandingkan hari sebelumnya.(Cay)

Sumber: Trading Economi

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS