Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak menguat setelah Ukraina menyerang infrastruktur minyak Rusia
Thursday, 4 December 2025 15:54 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak menguat pada hari Kamis setelah serangan Ukraina terhadap infrastruktur minyak Rusia mengisyaratkan potensi kendala pasokan, dan perundingan damai yang mandek mengurangi ekspektasi kesepakatan yang memulihkan aliran minyak Rusia ke pasar global, meskipun fundamental yang lemah membatasi kenaikan.

Minyak mentah Brent naik 41 sen, atau 0,65%, menjadi $63,08 pada pukul 06.59 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 45 sen, atau 0,76%, menjadi $59,40.

Ukraina menyerang pipa minyak Druzhba di wilayah Tambov, Rusia tengah, kata seorang sumber intelijen militer Ukraina pada hari Rabu. Ini merupakan serangan kelima terhadap pipa yang mengirimkan minyak Rusia ke Hongaria dan Slovakia. Operator pipa dan perusahaan minyak dan gas Hongaria kemudian mengatakan pasokan bergerak melalui pipa seperti biasa.

"Kampanye pesawat nirawak Ukraina terhadap infrastruktur kilang Rusia telah bergeser ke fase yang lebih berkelanjutan dan terkoordinasi secara strategis," kata konsultan Kpler dalam sebuah laporan penelitian, menambahkan bahwa serangan kini menargetkan kilang dalam siklus berulang, dengan tujuan mencegah aset-aset utama stabil.

"Hal ini telah mendorong produksi kilang Rusia turun menjadi sekitar 5 juta barel per hari antara September dan November, penurunan 335.000 barel per hari dibandingkan tahun sebelumnya, dengan bensin terpukul paling parah dan produksi minyak gas juga melemah secara material," tambah laporan tersebut.

Persepsi bahwa kemajuan rencana perdamaian untuk Ukraina tersendat juga mendukung harga, setelah perwakilan Presiden AS Donald Trump keluar dari perundingan damai dengan Kremlin tanpa terobosan spesifik untuk mengakhiri perang. Trump mengatakan tidak jelas apa yang akan terjadi sekarang.

"Minyak mentah kemungkinan akan tetap berada dalam kisaran sempit sementara upaya perdamaian Ukraina terus berlanjut," kata Vandana Hari, pendiri penyedia analisis pasar minyak Vanda Insights.

Sebelumnya, ekspektasi berakhirnya perang telah menekan harga lebih rendah, karena para pedagang mengantisipasi kesepakatan akan melibatkan pencabutan sanksi terhadap Rusia dan memungkinkan minyak Rusia kembali ke pasar global yang sudah kelebihan pasokan.

Fitch Ratings pada hari Kamis memangkas asumsi harga minyak 2025-2027 untuk mencerminkan kelebihan pasokan pasar dan pertumbuhan produksi yang diperkirakan akan melampaui permintaan.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS