Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak menguat setelah Ukraina menyerang infrastruktur minyak Rusia
Thursday, 4 December 2025 15:54 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak menguat pada hari Kamis setelah serangan Ukraina terhadap infrastruktur minyak Rusia mengisyaratkan potensi kendala pasokan, dan perundingan damai yang mandek mengurangi ekspektasi kesepakatan yang memulihkan aliran minyak Rusia ke pasar global, meskipun fundamental yang lemah membatasi kenaikan.

Minyak mentah Brent naik 41 sen, atau 0,65%, menjadi $63,08 pada pukul 06.59 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 45 sen, atau 0,76%, menjadi $59,40.

Ukraina menyerang pipa minyak Druzhba di wilayah Tambov, Rusia tengah, kata seorang sumber intelijen militer Ukraina pada hari Rabu. Ini merupakan serangan kelima terhadap pipa yang mengirimkan minyak Rusia ke Hongaria dan Slovakia. Operator pipa dan perusahaan minyak dan gas Hongaria kemudian mengatakan pasokan bergerak melalui pipa seperti biasa.

"Kampanye pesawat nirawak Ukraina terhadap infrastruktur kilang Rusia telah bergeser ke fase yang lebih berkelanjutan dan terkoordinasi secara strategis," kata konsultan Kpler dalam sebuah laporan penelitian, menambahkan bahwa serangan kini menargetkan kilang dalam siklus berulang, dengan tujuan mencegah aset-aset utama stabil.

"Hal ini telah mendorong produksi kilang Rusia turun menjadi sekitar 5 juta barel per hari antara September dan November, penurunan 335.000 barel per hari dibandingkan tahun sebelumnya, dengan bensin terpukul paling parah dan produksi minyak gas juga melemah secara material," tambah laporan tersebut.

Persepsi bahwa kemajuan rencana perdamaian untuk Ukraina tersendat juga mendukung harga, setelah perwakilan Presiden AS Donald Trump keluar dari perundingan damai dengan Kremlin tanpa terobosan spesifik untuk mengakhiri perang. Trump mengatakan tidak jelas apa yang akan terjadi sekarang.

"Minyak mentah kemungkinan akan tetap berada dalam kisaran sempit sementara upaya perdamaian Ukraina terus berlanjut," kata Vandana Hari, pendiri penyedia analisis pasar minyak Vanda Insights.

Sebelumnya, ekspektasi berakhirnya perang telah menekan harga lebih rendah, karena para pedagang mengantisipasi kesepakatan akan melibatkan pencabutan sanksi terhadap Rusia dan memungkinkan minyak Rusia kembali ke pasar global yang sudah kelebihan pasokan.

Fitch Ratings pada hari Kamis memangkas asumsi harga minyak 2025-2027 untuk mencerminkan kelebihan pasokan pasar dan pertumbuhan produksi yang diperkirakan akan melampaui permintaan.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS