Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Naik, Pasar Waspada Manuver Baru Rusia - Ukraina
Wednesday, 3 December 2025 23:50 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak menguat karena perundingan AS-Rusia sejauh ini gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang Moskow di Ukraina, meningkatkan kekhawatiran bahwa pembatasan pasokan minyak Rusia dapat berlanjut lebih lama.

Harga minyak West Texas Intermediate diperdagangkan mendekati $59, naik hingga 1,7%, sementara masih berada dalam kisaran ketat yang telah dipertahankan harga selama beberapa sesi terakhir. Kremlin mengatakan Presiden Vladimir Putin mengadakan pembicaraan yang "sangat bermanfaat" dengan utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner, meskipun belum ada kompromi yang tercapai terkait isu penting kendali teritorial.

Perundingan tersebut berlangsung di tengah serangan baru-baru ini terhadap kapal tanker yang terkait dengan Rusia, dengan setidaknya satu manajer kapal mengatakan akan menghentikan pengiriman kapal ke negara tersebut. Kesepakatan untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina dapat berarti berakhirnya sanksi terhadap minyak Rusia di pasar yang sudah menghadapi kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, memberikan momentum bearish untuk minyak mentah.

Kekhawatiran kelebihan pasokan tersebut tidak meningkat, setelah laporan pemerintah AS pada hari Rabu menunjukkan peningkatan stok minyak mentah sebesar 574.000 barel, lebih kecil dari laporan industri yang menunjukkan bahwa stok meningkat sekitar 2,5 juta barel minggu lalu. Persediaan bensin naik paling tinggi sejak Mei.

Ketegangan geopolitik membuat pasar gelisah dan menambah premi risiko pada harga, sebagian melawan kekhawatiran surplus. Itu termasuk retorika AS terhadap Venezuela, produsen minyak utama, dengan Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan Pentagon akan segera mulai menargetkan dugaan kartel narkoba di negara itu dengan serangan di darat.

WTI untuk pengiriman Januari naik 1,1% menjadi $59,26 per barel pada pukul 11:21 pagi di New York. Minyak Brent untuk pengiriman Februari naik 0,88% menjadi $63,00 per barel. (alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS