Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak melemah menjelang Thanksgiving Day
Thursday, 27 November 2025 17:53 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak relatif stabil pada hari Kamis, dengan volume perdagangan diperkirakan relatif tipis karena libur Thanksgiving di Amerika Serikat.

Dapatkan informasi terbaru dan wawasan tentang berita penggerak pasar terbesar dengan berlangganan InvestingPro - dapatkan diskon 60% hari ini.

Minyak Brent berjangka yang berakhir pada Januari naik 0,1% menjadi $62,64 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka naik tipis 0,3% menjadi $58,81 per barel.

Investor sedang mempertimbangkan potensi kerangka kerja yang didukung Washington untuk mengakhiri perang di Ukraina. Utusan AS Steve Witkoff dijadwalkan melakukan perjalanan ke Moskow minggu depan untuk membahas rencana tersebut, sebuah langkah yang telah meningkatkan kemungkinan gencatan senjata atau kesepakatan yang dapat melonggarkan beberapa batasan Barat terhadap ekspor energi Rusia.

Hasil seperti itu kemungkinan akan menambah pasokan ke pasar yang sudah terisi penuh.

Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan pada hari Rabu bahwa persediaan minyak mentah naik sebesar 2,8 juta barel dalam pekan yang berakhir 21 November, dibandingkan dengan ekspektasi pasar yang hanya sedikit meningkat sebesar 55.000 barel.

Harga minyak tertahan setelah kenaikan sebelumnya menyusul data tersebut, dengan angka-angka tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa pasokan global dapat melampaui permintaan hingga tahun 2026. EIA dan lembaga peramal lainnya telah menunjukkan peningkatan produksi dan persediaan yang akan membebani harga tahun depan.

"Pasar minyak terjebak di antara potensi kemajuan dalam perundingan damai Rusia-Ukraina dan dampaknya terhadap pasokan minyak," ujar analis di ING, termasuk Warren Patterson dan Ewa Manthey. Mereka juga mencatat bahwa para pedagang terus memantau ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS pada bulan Desember, yang dapat menjadi keuntungan bagi permintaan minyak.

Pertemuan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC+) dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, akhir pekan ini.

"Kami yakin grup ini akan mempertahankan produksi tanpa perubahan. Prospek fundamentalnya tetap cukup mirip dengan rapat grup terakhir," ujar para analis ING.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS