Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Naik Menjelang Deadline Sanksi Rusia
Thursday, 20 November 2025 17:48 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak sedikit menguat karena investor mempertimbangkan dampak sanksi AS terhadap Rosneft PJSC dan Lukoil PJSC Rusia yang akan berlaku pada hari Jumat, sementara Uni Eropa menjajaki langkah-langkah lebih lanjut untuk menekan Moskow.

Brent diperdagangkan mendekati $64 per barel setelah turun lebih dari 2% pada hari Rabu, penurunan terbesar dalam seminggu, dan West Texas Intermediate mendekati $60. Sanksi AS terhadap raksasa minyak Rusia tersebut telah mengganggu arus minyak mentah, terutama ke India, dan memaksa Lukoil untuk mencari pembeli bagi aset internasionalnya.

Harga minyak masih mendekati kerugian tahunan karena ekspektasi surplus seiring OPEC+ dan produsen lainnya meningkatkan produksi, meskipun ketegangan geopolitik baru-baru ini telah menambah premi risiko pada harga. Ekspor bahan bakar Rusia pada paruh pertama November turun ke level terendah sejak invasi Ukraina akibat serangan terhadap infrastruktur penyulingan minyak negara tersebut dan sanksi AS. Para pelamar berbaris untuk mengakuisisi berbagai bagian dari bisnis internasional Lukoil setelah penalti tersebut.

Pejabat Exxon Mobil Corp. bertemu dengan Menteri Perminyakan Irak Hayyan Abdul Ghani pada hari Rabu untuk membahas saham perusahaan Rusia di ladang West West Qurna 2, yang menyumbang 10% dari produksi Irak.

Sementara itu, UE sedang menjajaki lebih banyak pembatasan pada entitas yang memungkinkan armada tanker bayangan Rusia mengangkut minyak dalam upaya lebih lanjut untuk mengganggu kemampuan Moskow mendanai perangnya melawan Ukraina. Sanksi AS terhadap Rosneft dan Lukoil juga merupakan bagian dari upaya baru untuk mengakhiri konflik.

Brent untuk penyelesaian Januari naik 0,7% menjadi $63,98 per barel pada pukul 10 pagi di London. WTI untuk pengiriman Desember, yang berakhir pada hari Kamis, naik menjadi $59,92 per barel. Kontrak Januari yang lebih aktif meningkat menjadi $59,76 per barel.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS