Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Tertekan Kelebihan Pasokan, Pasar BBM Jadi Penyangga
Wednesday, 19 November 2025 17:04 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak turun tipis pada hari Rabu(19/11) karena laporan industri menunjukkan peningkatan persediaan minyak mentah di Amerika Serikat, memperkuat kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, meskipun penurunan harga dibatasi oleh pengetatan pasar bahan bakar akibat serangan terhadap infrastruktur minyak Rusia.

Harga minyak mentah Brent berjangka turun 44 sen, atau 0,68%, menjadi $64,45 per barel pada pukul 09.23 GMT, setelah naik 1,1% pada sesi sebelumnya. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 46 sen, atau 0,76%, menjadi $60,28 per barel, setelah naik 1,4% pada hari Selasa.

Harga naik pada hari Selasa karena pasar diesel yang lebih ketat akibat penurunan ekspor Rusia, kata analis PVM, John Evans. Stok minyak mentah AS naik 4,45 juta barel dalam pekan yang berakhir 14 November, sementara persediaan bensin naik 1,55 juta barel dan persediaan distilat naik 577.000 barel, ungkap sumber pasar pada Selasa malam, mengutip data dari American Petroleum Institute.

"Secara keseluruhan, laporan tersebut relatif bearish," kata ahli strategi komoditas ING, meskipun mereka memperingatkan: "Pelaku pasar tampaknya lebih khawatir tentang risiko pasokan daripada kemungkinan surplus di masa mendatang."

Sanksi AS terhadap produsen utama Rusia, Rosneft dan Lukoil, menetapkan batas waktu 21 November bagi perusahaan-perusahaan untuk mengakhiri kerja sama mereka dengan perusahaan-perusahaan Rusia tersebut.

Pada hari Senin, Departemen Keuangan AS mengatakan sanksi tersebut, yang telah menekan pendapatan minyak Rusia, diperkirakan akan mengekang volume ekspornya. Pembeli minyak mentah di Tiongkok dan India telah mulai beralih ke pemasok alternatif.

Kekhawatiran tentang pasokan Rusia diimbangi dengan perkiraan analis bahwa produksi minyak melebihi permintaan saat ini, yang telah menekan harga.

Setelah serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi dan pelabuhan Rusia, margin keuntungan bahan bakar diesel melonjak di Eropa, mencapai level tertingginya pada hari Selasa sejak September 2023, di tengah peningkatan margin kilang secara global.

Data inventaris resmi pemerintah AS akan dirilis pada hari Rabu nanti. Delapan analis yang disurvei oleh Reuters sebelum rilis tersebut memperkirakan bahwa inventaris minyak mentah kemungkinan akan turun rata-rata sekitar 600.000 barel dalam seminggu hingga 14 November.(alg)

Sumber: Reuters.com

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS