
Harga minyak stabil karena investor mempertimbangkan dampak dari surplus yang muncul akibat sanksi AS terhadap Rusia yang telah mengganggu beberapa aliran minyak mentah.
Harga West Texas Intermediate diperdagangkan di bawah $60 per barel setelah sedikit menurun pada sesi sebelumnya. Brent ditutup mendekati $64. Harga minyak mentah unggulan Rusia ini telah jatuh ke level terendah dalam lebih dari dua tahun, hanya beberapa hari sebelum sanksi AS menghantam produsen utama Rosneft PJSC dan Lukoil PJSC.
Harga minyak berjangka turun tahun ini karena ekspektasi kelebihan pasokan global membebani prospek, dengan Badan Energi Internasional memperkirakan rekor surplus pada tahun 2026. Kelebihan pasokan ini didorong oleh kembalinya produksi yang terhenti dari OPEC dan sekutunya, dan lebih banyak produksi dari luar grup. Namun, masih ada risiko geopolitik lain yang membara yang dapat menekan harga, termasuk serangan di Sudan yang telah menghambat ekspor, dan penyitaan kapal tanker minyak oleh Iran minggu lalu di dekat Selat Hormuz yang vital.
WTI untuk pengiriman Desember turun 0,3% menjadi $59,74 per barel pada pukul 07.30 pagi di Singapura.
Brent untuk pengiriman Januari turun 0,3% menjadi $64,20 per barel pada hari Senin. (azf)
Sumber: Bloomberg
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...