Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Tertahan, Spread Menyempit Isyaratkan Pelemahan
Tuesday, 11 November 2025 07:11 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak stabil karena para pedagang memantau pelemahan metrik pasar dan menunggu laporan yang mungkin memberikan petunjuk tentang surplus global yang akan datang.

Harga West Texas Intermediate mendekati $60 per barel setelah naik 0,6% pada hari Senin, sementara Brent ditutup mendekati $64. Spread cepat WTI-selisih antara dua kontrak terdekatnya-telah menyempit menjadi 9 sen per barel dalam backwardation. Ini merupakan level terendah sejak Februari, dan menunjukkan kondisi yang lebih longgar.

OPEC-yang telah meningkatkan pasokan-akan merilis analisis bulanannya pada hari Rabu, sementara Badan Energi Internasional (IEA) akan merilis prospek tahunan pada hari yang sama. IEA-yang telah memperkirakan rekor kelebihan pasokan tahunan untuk tahun 2026-akan menyampaikan gambaran bulanan regulernya pada hari Kamis.

Impor India juga menjadi fokus. Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington "hampir" mencapai kesepakatan dagang dengan New Delhi, dan negara itu telah "berhenti memasok minyak Rusia - jumlahnya telah berkurang secara substansial." Trump telah mendesak India untuk membatasi pembelian minyak mentah dari Moskow sebagai bagian dari upaya untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Harga:

WTI untuk pengiriman Desember turun 0,2% menjadi $60,01 per barel pada pukul 07.35 di Singapura.

Brent untuk pengiriman Januari naik 0,7% menjadi $64,06 per barel pada hari Senin. (azf)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS