Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Anjlok Lagi, OPEC+ Akan Tambah Pasokan
Friday, 31 October 2025 07:11 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak menuju penurunan bulanan ketiga di tengah kekhawatiran akan kelebihan pasokan global, dengan OPEC+ diperkirakan akan mendukung kenaikan pasokan lagi akhir pekan ini.

Harga West Texas Intermediate turun mendekati $60 per barel, berada di jalur penurunan bulanan lebih dari 3%, sementara Brent ditutup di $65. Kelompok produsen akan mengadakan diskusi pada hari Minggu, dan para anggota diperkirakan akan sepakat untuk menghidupkan kembali sebagian kapasitas yang terhenti dalam upaya untuk merebut kembali pangsa pasar.

Para pedagang juga mempertimbangkan dampak sanksi Barat terhadap Rusia, termasuk pembatasan AS terhadap produsen terkemuka negara itu, Rosneft PJSC dan Lukoil PJSC. Beberapa kilang di India telah menghentikan pembelian impor Rusia untuk beberapa bulan mendatang, mendorong mereka untuk mencari barel alternatif. Minyak mentah AS telah turun 16% tahun ini karena para pedagang memperkirakan pasar akan memiliki pasokan yang melimpah, dengan Badan Energi Internasional memperingatkan bahwa akan ada rekor surplus pada tahun 2026. Harga minyak berjangka telah melemah minggu ini meskipun Washington dan Beijing mencapai gencatan senjata perdagangan pada pertemuan puncak tingkat tinggi di Korea Selatan antara Presiden AS Donald Trump dan mitranya dari Tiongkok Xi Jinping.

Harga:

WTI untuk pengiriman Desember turun 0,5% menjadi $60,29 per barel pada pukul 7:30 pagi di Singapura.

Brent untuk penyelesaian Desember, yang berakhir pada hari Jumat, ditutup 0,1% lebih tinggi pada $65,00 per barel pada hari Kamis. (azf)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS