
Harga minyak melanjutkan penguatannya setelah kesepakatan pada hari Rabu(22/10), naik lebih dari $2 per barel setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan sanksi AS lainnya yang menargetkan Rusia akan diumumkan.
Harga minyak mentah Brent melonjak $2,44 atau 3,98% menjadi $63,76 setelah kesepakatan pada pukul 15.44 EDT (19.44 GMT) dan harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik $2,42 atau 4,23% menjadi $59,66.
Harga minyak mentah Brent ditutup naik $1,27, atau 2,07%, menjadi $62,59 per barel, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik $1,26, atau 2,20%, menjadi $58,50. Bessent mengatakan sanksi AS akan diumumkan pada hari Rabu atau Kamis.
"Kami akan mengumumkan setelah penutupan perdagangan sore ini atau besok pagi-pagi sekali mengenai peningkatan substansial sanksi Rusia," kata Bessent kepada wartawan di Gedung Putih, Rabu. Harga minyak juga didukung oleh meningkatnya permintaan energi AS. Persediaan minyak mentah, bensin, dan distilat AS turun pekan lalu karena aktivitas penyulingan dan permintaan menguat, ungkap Badan Informasi Energi (EIA) pada Rabu.
Stok minyak mentah turun 961.000 barel menjadi 422,8 juta barel pekan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan kenaikan 1,2 juta barel. "Sangat mengesankan untuk musim sepi," kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group. "Ini menunjukkan sisi permintaan minyak kuat, dan angka pasokan tidak menunjukkan kelebihan pasokan minyak ini, setidaknya di AS."
Investor juga mencermati perkembangan perundingan perdagangan AS-Tiongkok karena para pejabat dari kedua negara akan bertemu pekan ini di Malaysia. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa ia berharap dapat mencapai kesepakatan perdagangan yang adil dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, yang akan ia temui di Korea Selatan minggu depan. Namun, pada hari Selasa, Trump kembali menambah ketidakpastian atas pertemuan tersebut, dengan mengatakan bahwa hal itu mungkin tidak akan terjadi.
Kekhawatiran pasokan muncul di tengah berita bahwa pertemuan puncak antara Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah ditunda, dan di tengah kekhawatiran akan gangguan karena pemerintah Barat menekan pembeli Asia untuk mengurangi pembelian minyak Rusia mereka. Trump mengatakan ia telah berbicara dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada hari Selasa, menambahkan bahwa Modi meyakinkannya bahwa India akan membatasi pembelian minyaknya dari Rusia.
"Harga minyak naik setelah laporan menunjukkan bahwa AS dan India hampir menyelesaikan kesepakatan perdagangan yang dapat membuat India secara bertahap mengurangi impor minyak mentah Rusia, yang berpotensi meningkatkan permintaan untuk jenis minyak lainnya," kata analis MUFG, Soojin Kim.
Surat kabar Mint India melaporkan pada hari Rabu bahwa kedua negara hampir mencapai kesepakatan perdagangan yang telah lama tertunda yang akan mengurangi tarif AS atas impor India menjadi 15-16% dari 50%.(alg)
Sumber: Reuters
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...