Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak stabil seiring meredanya kekhawatiran kelebihan pasokan
Tuesday, 21 October 2025 22:55 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak stabil pada hari Selasa karena meredanya kekhawatiran tentang pasar yang kelebihan pasokan dan sengketa perdagangan antara AS dan Tiongkok, dua konsumen minyak terbesar dunia.

Harga minyak mentah Brent naik 7 sen, atau 0,11%, menjadi $61,08 per barel pada pukul 13.20 GMT. Kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman November, yang akan berakhir pada hari Selasa, naik 14 sen, atau 0,24%, menjadi $57,66.

Harga minyak mentah stabil pada hari Selasa setelah mencapai level terendah sejak awal Mei pada hari Senin, di tengah meningkatnya kekhawatiran akan kelebihan pasokan dan perlambatan pertumbuhan ekonomi akibat eskalasi sengketa perdagangan AS-Tiongkok dan langkah OPEC+ untuk melanjutkan rencana menambah pasokan minyak ke pasar.

Baik WTI maupun Brent telah mulai beralih ke struktur pasar contango, di mana harga untuk pasokan langsung lebih rendah daripada untuk pengiriman selanjutnya dan yang biasanya mengindikasikan bahwa pasokan jangka pendek melimpah dan permintaan menurun.

Namun, beberapa analis mengatakan kekhawatiran akan kelebihan pasokan minyak terlalu berlebihan.

Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank, mengatakan struktur pasar belum bergeser ke level yang akan mendorong penumpukan stok besar-besaran.

"Ini mungkin menandakan pasar enggan untuk sepenuhnya memperhitungkan surplus yang diantisipasi - mungkin mencerminkan ekspektasi bahwa kelebihan pasokan akan terbukti lebih kecil dari yang dikhawatirkan," katanya.

Prakiraan Badan Energi Internasional untuk surplus besar-besaran akan menyebabkan kurva berjangka yang sangat miring ke atas, yang disebut super contango, tetapi hal itu belum muncul sejauh ini, kata analis UBS Giovanni Staunovo dalam sebuah catatan.

Persediaan minyak dan permintaan bahan bakar telah menjadi faktor kunci yang mendukung pasar. Jajak pendapat awal Reuters yang dirilis pada hari Senin menjelang laporan mingguan dari American Petroleum Institute dan EIA menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS kemungkinan meningkat minggu lalu, sementara stok bensin dan solar diperkirakan turun.

Untuk pekan yang berakhir pada 10 Oktober, produksi minyak mentah melebihi perkiraan, sementara stok bensin dan solar turun lebih dari perkiraan.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS