Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Melemah Lagi, Ada Apa?
Monday, 20 October 2025 13:54 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak dunia kembali tergelincir di awal pekan ini setelah mencatat penurunan mingguan ketiga secara berturut-turut. Brent turun di bawah level $61 per barel, sementara WTI (West Texas Intermediate) mendekati $57. Tekanan datang dari optimisme pasar terhadap meredanya ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok, menjelang perundingan baru yang dijadwalkan pekan ini. Presiden Donald Trump menyatakan bahwa ancaman tarif yang lebih tinggi terhadap China kemungkinan tidak akan dilanjutkan, sehingga membuka peluang kesepakatan dagang.

Namun, pasar juga mencermati perlambatan ekonomi Tiongkok yang berlanjut untuk kuartal kedua. Meskipun ekspor meningkat, konsumsi rumah tangga dan pengeluaran bisnis menurun. Di sisi lain, laporan dari Badan Energi Internasional (IEA) menunjukkan bahwa pasar minyak diperkirakan akan mengalami surplus pasokan hingga 2026, bahkan lebih besar dari proyeksi sebelumnya. Hal ini memberi tekanan tambahan pada harga minyak yang kini berada di jalur penurunan bulanan ketiga.

Beberapa indikator teknikal juga menunjukkan pasar yang mulai melemah. Spread cepat Brent masih menunjukkan backwardation (sinyal pasar ketat), tetapi telah menyempit menjadi hanya 15 sen. Lebih mengkhawatirkan lagi, struktur antara dua kontrak Desember kini berubah ke contango, menandakan ekspektasi kelebihan pasokan di masa depan. Meski serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia bisa memicu lonjakan harga sesekali, analis seperti Citigroup memperkirakan bahwa jika konflik mereda, harga minyak bisa anjlok hingga ke $50 per barel. (az)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS