
Minyak naik setelah pemerintahan Presiden Donald Trump mengisyaratkan keterbukaan terhadap kesepakatan dengan Tiongkok untuk meredakan ketegangan perdagangan baru antara dua konsumen minyak mentah terbesar.
Brent naik di atas $63 per barel setelah anjlok 3,8% pada hari Jumat dalam penurunan terbesar sejak Agustus, sementara West Texas Intermediate mendekati $60.
Trump pada hari Jumat mengumumkan tarif tambahan 100% pada Tiongkok serta kontrol ekspor pada "setiap dan semua perangkat lunak penting" mulai 1 November, menyusul langkah-langkah Beijing untuk menambahkan biaya pelabuhan baru pada kapal-kapal AS dan pembatasan ekspor tanah jarang dan bahan-bahan penting lainnya. Pada hari Minggu, Trump menunjukkan kesediaan untuk mencapai kesepakatan, sementara Beijing mendesak Washington untuk bernegosiasi dan mengatakan tidak akan ragu untuk membalas terhadap ancaman.
"Kami akan baik-baik saja dengan Tiongkok," kata presiden AS kepada wartawan di Air Force One pada dini hari Asia pada hari Senin, meskipun tarif pada 1 November tetap menjadi rencana. Ia juga mengatakan akan mempertimbangkan untuk mempersenjatai Ukraina dengan rudal jarak jauh Tomahawk yang akan memungkinkan serangan lebih jauh ke Rusia, yang meningkatkan risiko gangguan lebih lanjut terhadap pasokan minyak dari anggota OPEC+ tersebut.
Brent untuk pengiriman Desember naik 0,9% menjadi $63,32 per barel pada pukul 07.24 pagi di Singapura.
WTI untuk pengiriman November naik 1% menjadi $59,48 per barel. (azf)
Sumber: Bloomberg
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...