
Harga minyak menguat setelah laporan inventaris AS yang beragam, dengan para pedagang juga fokus pada prospek pasokan yang lebih luas karena OPEC+ terus meningkatkan produksi dan memperluas produksi Amerika.
Harga West Texas Intermediate naik di atas $62 per barel setelah ditutup sedikit berubah pada hari Selasa, ketika Brent ditutup mendekati $65. American Petroleum Institute (API) yang didanai industri melaporkan penurunan 1,8 juta barel di pusat produksi Cushing, Oklahoma, minggu lalu, serta penurunan kepemilikan produk termasuk bensin. Namun, kepemilikan minyak mentah nasional diperkirakan telah meningkat.
Minyak mentah masih berada di bawah tekanan dari ekspektasi pasar yang kelebihan pasokan dalam beberapa bulan mendatang, dengan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya meningkatkan produksi dalam upaya untuk merebut kembali pangsa pasar. Sementara itu, di AS, perkiraan resmi menunjukkan bahwa produksi minyak mentah domestik akan naik ke rekor tahun ini, dibantu oleh peningkatan pasokan lepas pantai. Untuk mendapatkan buletin Bloomberg Energy Daily di kotak masuk Anda, klik di sini.
Harga:
WTI untuk pengiriman November naik 0,7% menjadi $62,14 per barel pada pukul 07.19 pagi di Singapura.
Brent untuk pengiriman Desember ditutup sedikit berubah pada $65,45 per barel.
Sumber: Bloomberg
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...