Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Stabil, OPEC+ Tahan Produksi Di Bawah Ekspektasi
Tuesday, 7 October 2025 18:56 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak stabil pada hari Selasa(7/10) karena investor menilai kenaikan produksi OPEC+ pada bulan November yang lebih kecil dari perkiraan di tengah ekspektasi kelebihan pasokan.

Harga minyak mentah Brent berjangka turun 9 sen, atau 0,14%, menjadi $65,38 per barel pada pukul 10.07 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 10 sen, atau 0,16%, menjadi $61,59. Kedua kontrak ditutup naik lebih dari 1% pada sesi sebelumnya setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) plus Rusia dan beberapa produsen yang lebih kecil, yang dikenal sebagai OPEC+, memutuskan untuk meningkatkan produksi minyak kolektif mereka sebesar 137.000 barel per hari, mulai bulan November.

Langkah ini bertolak belakang dengan ekspektasi pasar akan peningkatan pasokan yang lebih agresif, sebuah tanda bahwa grup tersebut tetap berhati-hati dalam meningkatkan pangsa produksinya di pasar minyak global di tengah prediksi surplus pasokan pada kuartal keempat dan tahun depan, kata analis ING.

"Brent telah turun sekitar $5 per barel minggu lalu sebagai respons terhadap ekspektasi sebelumnya akan peningkatan pasokan yang lebih besar, jadi rebound ringan ini tampaknya wajar," kata Anh Pham, analis senior di LSEG. "Untuk saat ini, pasar tampaknya masih mampu mengakomodasi volume tambahan, dan kami belum melihat pergeseran ke contango di awal kurva."

OPEC+ tidak membahas peningkatan kuota setelah November, kata Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak pada hari Selasa. OPEC+ telah meningkatkan target produksi minyaknya lebih dari 2,7 juta barel per hari tahun ini, setara dengan sekitar 2,5% dari permintaan global. Faktor geopolitik telah menjaga harga tetap rendah, dengan konflik antara Rusia dan Ukraina memengaruhi aset energi dan menciptakan ketidakpastian atas pasokan minyak mentah Rusia.

Kilang minyak Kirishi Rusia menghentikan unit distilasi paling produktifnya menyusul serangan pesawat tak berawak dan kebakaran berikutnya pada tanggal 4 Oktober, dengan pemulihan kemungkinan memakan waktu sekitar satu bulan, dua sumber industri mengatakan pada hari Senin.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS