Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak anjlok 2% ke level terendah dalam empat bulan terakhir
Friday, 3 October 2025 03:26 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak anjlok sekitar 2% ke level terendah dalam empat bulan terakhir pada hari Kamis, memperpanjang penurunan hingga hari keempat, akibat kekhawatiran kelebihan pasokan di pasar menjelang pertemuan OPEC+ akhir pekan lalu.

Harga minyak mentah Brent turun $1,20, atau 1,8%, menjadi $64,15 per barel pada pukul 14.45 ET (18.45 GMT), level terendah sejak 2 Juni. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS turun $1,30, atau 2,1%, menjadi $60,48 per barel, level terendah sejak 30 Mei.

OPEC+ kemungkinan akan menyepakati peningkatan produksi minyak hingga 500.000 barel per hari pada bulan November, tiga kali lipat dari peningkatan pada bulan Oktober, seiring upaya Arab Saudi untuk merebut kembali pangsa pasar, menurut tiga sumber yang mengetahui perundingan tersebut.

Jorge Montepeque, direktur pelaksana Onyx Capital Group, mengatakan beberapa bank, seperti Macquarie, telah memprediksi kelebihan pasokan super di pasar minyak, yang telah membebani sentimen.

"Tanda-tandanya sudah jelas," tulis firma riset investasi HFI Research dalam sebuah unggahan blog. "Persediaan minyak AS akan meningkat hingga akhir tahun, dan peningkatan persediaan global yang terlihat akan terjadi. Ditambah lagi dengan peningkatan ekspor minyak mentah OPEC+, hasilnya adalah kondisi pasar minyak yang terus melemah," tulis mereka.

Badan Informasi Energi (EIA) mengatakan pada hari Rabu bahwa persediaan minyak mentah, bensin, dan sulingan AS meningkat pekan lalu karena aktivitas penyulingan dan permintaan melemah.

Kekhawatiran kelebihan pasokan diperparah oleh tanda-tanda melemahnya permintaan, tulis analis PVM Energy. "Perkiraan permintaan minyak sangat beragam, tetapi secara rata-rata, angka tersebut menunjukkan angka tahun ini direvisi turun sebesar 150.000 barel per hari antara Januari dan September," catat mereka.

Para menteri keuangan negara-negara G7 mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka akan mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan tekanan terhadap Rusia dengan menargetkan pihak-pihak yang terus meningkatkan pembelian minyak Rusia.

Untuk membatasi kerugian minyak, AS akan memberikan informasi intelijen kepada Ukraina untuk serangan rudal jarak jauh terhadap infrastruktur energi Rusia, dua pejabat mengatakan kepada Reuters pada hari Rabu, mengonfirmasi laporan Wall Street Journal sebelumnya.

Hal ini akan memudahkan Ukraina untuk menyerang kilang, jaringan pipa, dan infrastruktur lainnya dengan tujuan merampas pendapatan dan minyak Kremlin, kata WSJ.

"Ada kekhawatiran di pasar lagi bahwa minyak Rusia dapat terganggu," kata Giovanni Staunovo, analis komoditas di UBS. Namun selama belum ada gangguan, dampaknya terhadap harga kemungkinan akan kecil, ujarnya.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS