
Harga minyak menuju kenaikan mingguan terbesarnya dalam lebih dari tiga bulan karena Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanan terhadap pembeli energi Rusia dalam upaya untuk mengakhiri perang di Ukraina.
Harga minyak West Texas Intermediate diperdagangkan di atas $65 per barel setelah sedikit berubah pada hari Kamis, sementara Brent ditutup di atas $69. Trump mendesak Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk berhenti membeli minyak dari Rusia dan membahas keamanan energi dengan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban, setelah ia awal pekan ini menegur anggota NATO karena membeli bahan bakar dari produsen OPEC+ tersebut.
Hal ini terjadi ketika pasokan fisik Rusia tertekan oleh serangan pesawat nirawak Ukraina terhadap infrastruktur energi. Sementara itu, para diplomat Eropa memperingatkan Kremlin minggu ini bahwa Organisasi Perjanjian Atlantik Utara siap untuk menanggapi pelanggaran lebih lanjut di wilayah udaranya dengan kekuatan penuh, termasuk dengan menembak jatuh pesawat-pesawat Rusia, menurut para pejabat yang mengetahui bursa tersebut.
Di luar Rusia, para pedagang juga akan berfokus pada prakiraan kelebihan pasokan untuk akhir tahun ini. Pasokan akan terus meningkat karena ekspor dari wilayah Kurdistan di Irak melalui pipa ke pelabuhan Ceyhan di Turki akan dilanjutkan pada hari Sabtu.
Untuk mendapatkan buletin Energy Daily Bloomberg di kotak masuk Anda, klik di sini.
Harga:
WTI untuk pengiriman November naik 0,4% menjadi $65,24 per barel pada pukul 07.30 di Singapura.
Brent untuk pengiriman November ditutup naik 0,2% menjadi $69,42 per barel pada hari Kamis. (azf)
Sumber: Bloomberg
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...