Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Rusia Ketatkan Ekspor, PDB AS Naik Minyak Tetap Di Zona Puncak
Friday, 26 September 2025 03:36 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak stabil pada hari Kamis setelah mencapai level tertinggi tujuh minggu pada sesi sebelumnya karena Rusia memutuskan untuk membatasi ekspor bahan bakar hingga akhir tahun. Namun, kenaikan tersebut dibatasi oleh data ekonomi AS terbaru yang meredam optimisme seputar penurunan suku bunga lebih lanjut.

Harga minyak berjangka Brent ditutup 11 sen, atau 0,16%, lebih tinggi ke $69,42 per barel, sementara harga minyak berjangka West Texas Intermediate AS turun 1 sen, atau 0,02%, ke $64,98. Kedua harga acuan minyak tersebut naik 2,5% pada hari Rabu, mencapai level tertinggi sejak 1 Agustus, didorong oleh penurunan mengejutkan dalam persediaan minyak mentah mingguan AS dan kekhawatiran bahwa serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia dapat mengganggu pasokan.

Harga minyak mentah mendapat dukungan lebih lanjut setelah Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengatakan pada hari Kamis bahwa negaranya akan memberlakukan larangan sebagian ekspor solar hingga akhir tahun dan memperpanjang larangan ekspor bensin yang sudah ada, menyusul serangkaian serangan pesawat nirawak Ukraina terhadap kilang-kilang minyak Rusia.

Menutupi beberapa keuntungan, produk domestik bruto AS meningkat pada tingkat tahunan 3,8% yang direvisi naik pada kuartal terakhir, menurut Biro Analisis Ekonomi Departemen Perdagangan dalam perkiraan terbarunya pada hari Kamis.

"Reaksi awal terhadap hal itu adalah aksi jual," kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group. Data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan akan membuat Federal Reserve lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga. Bank sentral AS memangkas suku bunga sebesar 25 bps minggu lalu, pemangkasan pertama sejak Desember, dan telah mengisyaratkan pemangkasan lebih lanjut ke depannya.

Tekanan harga juga datang dari ekspektasi bearish terhadap fundamental pasokan, dengan lebih banyak minyak diperkirakan akan datang dari Irak dan Kurdistan. Pemerintah Daerah Kurdistan mengumumkan pada hari Kamis bahwa ekspor minyak akan dilanjutkan dalam waktu 48 jam setelah tercapainya perjanjian tripartit antara Kementerian Perminyakan Irak, Kementerian Sumber Daya Alam KRG, dan perusahaan-perusahaan produsen.

"Kembalinya pasokan dari Kurdi menambah kekhawatiran akan narasi kelebihan pasokan, yang mendorong penurunan harga yang mendekati level tertinggi dalam tujuh minggu," kata Priyanka Sachdeva, analis pasar senior di Phillip Nova.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS