Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Geopolitik Panas, Harga Minyak Naik Tipis
Wednesday, 10 September 2025 16:21 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak naik pada hari Rabu(10/9) setelah Israel menyerang pimpinan Hamas di Qatar, Polandia menembak jatuh pesawat nirawak, dan AS mendorong sanksi baru terhadap pembeli minyak Rusia, tetapi kekhawatiran atas kelebihan pasokan minyak mentah membatasi kenaikan lebih lanjut.

Harga minyak mentah Brent naik 56 sen, atau 0,8%, menjadi $66,95 per barel, pada pukul 08.35 GMT, dan harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 56 sen, atau 0,9%, menjadi $63,19 per barel.

Harga sempat ditutup naik 0,6% pada sesi perdagangan sebelumnya setelah Israel mengatakan telah menyerang pimpinan Hamas di Doha. Kedua harga acuan tersebut naik hampir 2% tak lama setelah serangan, tetapi kemudian kembali mencatatkan kenaikan yang signifikan.

Di tempat lain, ketegangan geopolitik juga meningkat ketika Polandia menembak jatuh pesawat nirawak (drone) dalam serangan Rusia yang meluas di Ukraina barat pada hari Rabu, menandai pertama kalinya anggota NATO melepaskan tembakan dalam perang tersebut. Namun, tidak ada ancaman langsung gangguan pasokan.

"Awan gelap surplus di depan mata menggantung di pasar dengan Brent diperdagangkan dua dolar lebih rendah daripada Selasa lalu. Premi risiko geopolitik dalam minyak jarang bertahan lama kecuali jika gangguan pasokan benar-benar terjadi," kata analis SEB.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump telah mendesak Uni Eropa untuk mengenakan tarif 100% terhadap Tiongkok dan India sebagai strategi untuk menekan Presiden Rusia Vladimir Putin, menurut beberapa sumber.

Tiongkok dan India adalah pembeli utama minyak Rusia, yang telah membantu mendukung kas Rusia sejak melancarkan invasi ke Ukraina pada tahun 2022.

"Ketidakpastian masih ada mengenai sejauh mana pemerintah akan bertindak, karena tindakan agresif dapat berbenturan dengan upaya untuk mengelola inflasi dan memengaruhi Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga," kata analis LSEG. Para pedagang memperkirakan Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan 16-17 September, yang akan mendorong aktivitas ekonomi dan permintaan minyak.

Namun, prospek pasokan tetap bearish. Badan Informasi Energi AS (EIA) memperingatkan bahwa harga minyak mentah global akan berada di bawah tekanan signifikan dalam beberapa bulan mendatang karena meningkatnya persediaan seiring OPEC+ meningkatkan produksi. Stok minyak mentah, bensin, dan sulingan AS naik pekan lalu, menurut sumber pasar, mengutip data American Petroleum Institute (API) pada hari Selasa. Data pemerintah akan dirilis pukul 14.30 GMT.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS